Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ekonomi RI Kuartal IV-2020 Diproyeksi Minus 2,9 Persen, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 18/01/2021, 18:30 WIB
Fika Nurul Ulya,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

Hilangnya momentum konsumsi masyarakat

Adrian mengemukakan, konsumsi rumah tangga kehilangan momentum pada kuartal IV 2020, meski di kuartal III 2020 sempat terbantu oleh injeksi bantuan sosial.

Rerata kontraksi indeks perdagangan ritel di kuartal IV 2020 bahkan lebih buruk dibanding kuartal III 2020.

Sementara terkait angka kemiskinan, pihaknya masih menunggu survei dan data kemiskinan resmi dari lembaga terkait. Namun secara dinamika di lapangan, ada indikasi cukup kuat bahwa angka kemiskinan naik tajam.

"Turunnya momentum konsumsi rumah tangga juga dipengaruhi oleh hilangnya lapangan pekerjaan di banyak sektor. Sebagai akibatnya, kontraksi dalam tingkat konsumsi masyarakat terus berlanjut di kuartal IV 2020," papar dia.

Kemudian, investasi masih terkontraksi. Di sisi permintaan, data penjualan mobil, motor, mesin, dan aktivitas konstruksi di kuartal IV 2020 masih jauh di bawah tingkat penjualan di kuartal IV 2019.

Stok inventori memang terlihat mulai naik di kuartal IV 2020, nampak dalam angka impor mesin dan bahan baku. Namun observasi lapangan mengindikasikan, kenaikan inventori lebih disebabkan oleh kebutuhan mengisi ulang stok barang dan bahan bakunya yang telah menipis.

"Secara keseluruhan, tahun 2020 masih menyisakan banyak pekerjaan rumah yang kesemuanya berimplikasi pada (a) kinerja ekonomi di tahun 2021 dan 2022, serta (b) kebijakan antisipasi lanjutan yang perlu dirumuskan," pungkasnya.

Baca juga: Tagihan Listrik Bengkak hingga Rp 68 Juta akibat Meteran Dipasangi Kawat Jumper, Kok Bisa?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Angkutan Lebaran 2024, Kemenhub Siapkan Sarana dan Prasarana Transportasi Umum

Angkutan Lebaran 2024, Kemenhub Siapkan Sarana dan Prasarana Transportasi Umum

Whats New
Reksadana Saham adalah Apa? Ini Pengertiannya

Reksadana Saham adalah Apa? Ini Pengertiannya

Work Smart
Menhub Imbau Maskapai Tak Jual Tiket Pesawat di Atas Tarif Batas Atas

Menhub Imbau Maskapai Tak Jual Tiket Pesawat di Atas Tarif Batas Atas

Whats New
Anak Usaha Kimia Farma Jadi Distributor Produk Cairan Infus Suryavena

Anak Usaha Kimia Farma Jadi Distributor Produk Cairan Infus Suryavena

Whats New
Cara Cek Formasi CPNS dan PPPK 2024 di SSCASN

Cara Cek Formasi CPNS dan PPPK 2024 di SSCASN

Whats New
Pertamina Patra Niaga Apresiasi Polisi Ungkap Kasus BBM Dicampur Air di SPBU

Pertamina Patra Niaga Apresiasi Polisi Ungkap Kasus BBM Dicampur Air di SPBU

Whats New
HMSP Tambah Kemitraan dengan Pengusaha Daerah di Karanganyar untuk Produksi SKT

HMSP Tambah Kemitraan dengan Pengusaha Daerah di Karanganyar untuk Produksi SKT

Whats New
BCA Finance Buka Lowongan Kerja untuk D3-S1 Semua Jurusan, Cek Syaratnya

BCA Finance Buka Lowongan Kerja untuk D3-S1 Semua Jurusan, Cek Syaratnya

Work Smart
Pemerintah Sebut Tarif Listrik Seharusnya Naik pada April hingga Juni 2024

Pemerintah Sebut Tarif Listrik Seharusnya Naik pada April hingga Juni 2024

Whats New
Jasa Marga: 109.445 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Libur Panjang Paskah 2024

Jasa Marga: 109.445 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Libur Panjang Paskah 2024

Whats New
Survei Prudential: 68 Persen Warga RI Pertimbangkan Proteksi dari Risiko Kesehatan

Survei Prudential: 68 Persen Warga RI Pertimbangkan Proteksi dari Risiko Kesehatan

Earn Smart
7 Contoh Kebijakan Fiskal di Indonesia, dari Subsidi hingga Pajak

7 Contoh Kebijakan Fiskal di Indonesia, dari Subsidi hingga Pajak

Whats New
'Regulatory Sandbox' Jadi Ruang untuk Perkembangan Industri Kripto

"Regulatory Sandbox" Jadi Ruang untuk Perkembangan Industri Kripto

Whats New
IHSG Melemah 0,83 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut

IHSG Melemah 0,83 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut

Whats New
Nasabah Bank DKI Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di Seluruh ATM BRI

Nasabah Bank DKI Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di Seluruh ATM BRI

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com