Ketua OJK: Keuangan Syariah Lebih Baik dari Konvensional...

Kompas.com - 19/01/2021, 14:34 WIB
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyampaikan sambutan di Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2020 ( Instagram OJK @ojkindonesia) Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyampaikan sambutan di Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2020 ( Instagram OJK @ojkindonesia)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, jasa keuangan syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat dari waktu ke waktu.

Bahkan, kata dia, saat ini jasa keuangan syariah Indonesia telah melampaui jasa keuangan konvensional.

“Kami sampaikan khusus keuangan syariah bahwa ini lebih baik dari konvensional dari berbagai indikator. Di antaranya bahwa asetnya tumbuh cukup tinggi di 21,48 persen, di mana sebelumnya hanya 13,84 persen di 2019,” ujar Wimboh dalam diskusi virtual, Selasa (19/1/2021).

Baca juga: Pekan Ini, Izin Merger Bank Syariah Indonesia dari OJK Bakal Diterbitkan

Wimboh merinci, total aset keuangan syariah sebesar Rp 1.770 triliun. Angka tersebut terdiri dari perbankan syariah Rp 593 triliun, pasar modal syariah Rp 1.063 triliun dan industri kuangan non bank syariah Rp 113 triliun.

“Sedangkan per Desember 2020 pembiayaan bank umum syariah mencatatkan pertumbuhan 9,5 persen, ini juga jauh lebih tinggi dari nasional yang -2,41 persen. Dengan ketahanan yang cukup baik, dengan CAR 21,59 persen dan NPF  gross 3,13 persen dan likuiditas terjaga pada FDR 76,36 persen. Kita tahu ini semua memberikan confident kita bahwa syariah bahkan lebih bagus di 2021,” kata dia.

Wimboh menambahkan, di Islamic Finance Development Report 2020, Indonesia berada di peringkat 2 global sebagai The Most Developed Country in Islamic Finance. Selanjutnya, Indonesia juga berada di peringkat 4 dalam global Islamic indicator 2020-2021.

“Peringkat untuk keuangan syariah ini semua adalah indikator-indikator yang tentunya bisa memberikan kita bahwa ke depan akan lebih baik lagi dan syariah, Islamic economic maupun keuangan syariah kita akan menjadi kelas dunia, bisa mengalahkan negara-negara lain, ini adalah cita-cita yang harus kita pegang teguh,” ungkapnya.

Baca juga: Sepanjang 2020, Kinerja Bank Syariah Lebih Luwes Dibanding Bank Umum



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X