73 RS dan 89 Klinik BUMN Siap Digunakan untuk Program Vaksinasi Covid-19

Kompas.com - 19/01/2021, 14:48 WIB
Suasana fasilitas produksi vaksin COVID-19, di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan PT Bio Farma (Persero) telah mampu memproduksi vaksin COVID-19 dengan kapasitas 100 juta vaksin. ANTARA FOTO/DHEMAS REVIYANTOSuasana fasilitas produksi vaksin COVID-19, di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan PT Bio Farma (Persero) telah mampu memproduksi vaksin COVID-19 dengan kapasitas 100 juta vaksin.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meninjau proses vaksinasi Covid-19 bagi para tenaga kesehatan di Rumah Sakit Pusat Pertamina ( RSPP) Jakarta milik PT Pertamedika IHC.

Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 20 tenaga kesehatan yang terdiri dari tenaga medis RSPP, RSPJ, RS Pelni, dan RS Pelabuhan yang seluruhnya berlokasi di Jakarta diberikan layanan vaksinasi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam upaya mensukseskan vaksinasi ini dan tentunya apresiasi setinggi-tingginya kepada tenaga kesehatan yang selama hampir satu tahun ini berjuang menjadi garda terdepan. Dalam penanganan pandemi ini pemerintah hadir dan memastikan vaksinasi untuk para nakes adalah yang menjadi prioritas,” ujar Erick dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/1/2021).

Baca juga: Cadangan Minyak Indonesia Akan Habis dalam Waktu 9,5 Tahun, Jika...

Pertamedika IHC sendiri telah menyiapkan 73 rumah sakit dan 89 Klinik yang tersebar di 20 provinsi di Indonesia untuk digunakan sebagai fasilitas vaksinasi Covid-19.

Berdasarkan data per 18 Januari 2021, dari total 73 RS Pertamedika IHC akan melakukan vaksinasi kepada 16.426 nakes dan 6.492 non-nakes, sedangkan melalui 122 Klinik akan dilakukan Vaksinasi kepada 1.184 nakes dan 479 non nakes.

Sementara itu, Direktur Utama Pertamedika IHC Fathema Djan Rachmat mengaku, RS BUMN telah melakukan berbagai persiapan untuk menunjang program vaksinasi Covid-19.

“Pertamedika IHC akan terus mengupayakan peningkatan layanan vaksinasi Covid-19 diseluruh jaringan Rumah Sakit dan Klinik. Selain dilengkapi fasilitas vaksinasi Covid-19 yang sesuai dengan standar, Pertamedika IHC juga terus melakukan upskilling bagi para nakes sehingga proses vaksinasi dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional yang telah memilii sertifikat pelatihan pemberian vaksin,” kata dia.

Program vaksinasi tahap 1 sendiri menargetkan sebanyak 1,48 juta tenaga kesehatan yang dijadwalkan berlangsung dari bulan Januari hingga Februari 2021. Sebanyak 566.000 tenaga kesehatan akan divaksin pada tahap pertama.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X