Kompas.com - 22/01/2021, 09:05 WIB
Petugas Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan sensus penduduk secara langsung ke permukiman warga di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (1/9/2020). BPS melakukan sensus penduduk secara tatap muka mulai 1 September 2020 untuk mencatat penduduk Indonesia yang belum mengikuti sensus penduduk secara daring. Sebelumnya, sebanyak 54,1 juta penduduk terdaftar dalam sensus penduduk yang dilaksanakan secara daring sejak 15 Februari 2020 hingga 29 Mei 2020. ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRAPetugas Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan sensus penduduk secara langsung ke permukiman warga di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (1/9/2020). BPS melakukan sensus penduduk secara tatap muka mulai 1 September 2020 untuk mencatat penduduk Indonesia yang belum mengikuti sensus penduduk secara daring. Sebelumnya, sebanyak 54,1 juta penduduk terdaftar dalam sensus penduduk yang dilaksanakan secara daring sejak 15 Februari 2020 hingga 29 Mei 2020.

Suhariyanto mengatakan kenaikan jumlah penduduk yang tercatat itu terjadi karena adanya kenaikan laju pertumbuhan penduduk sebesar 0,14 persen dari bulan September ke Desember 2020.

Hasil SP2020 dibandingkan dengan SP2010 memperlihatkan penambahan jumlah penduduk sebanyak 32,56 juta jiwa atau rata-rata sebanyak 3,26 juta setiap tahun.

Baca juga: BPS Catat Inflasi 0,28 Persen pada November 2020

"Jika dibandingkan dengan sensus penduduk terdahulu kita bisa lihat bahwa jumlah penduduk Indonesia dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan," kata Suhariyanto.

BPS juga mencatat laju pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia melambat dalam beberapa dekade terakhir.

Berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2020, sepanjang 2010-2020, rata-rata laju pertumbuhan penduduk Indonesia sebesar 1,25 persen, menurun cukup tajam dibandingkan periode 1971-1980 yang sebesar 2,31 persen. Laju pertumbuhan penduduk terjadi karena dipengaruhi faktor kematian, kelahiran, dan migrasi.

"Dari grafik ini, kita lihat laju pertumbuhan penduduk Indonesia dari periode ke periode memiliki kecenderungan menurun, salah satu penyebabnya adalah kebijakan pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk lewat Program Keluarga Berencana yang diluncurkan sejak 1980an," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Survei BPS: Orang RI Kurang Makan Sayur, Kangkung Paling Digemari

BPS melalui Sensus Penduduk yang digelar setiap 10 tahun sekali mencatat rata-rata laju pertumbuhan penduduk pada 1961-1971 sebesar 2,10 persen, kemudian meningkat menjadi 2,31 persen dalam periode 1971-1980.

Selanjutnya pada periode 1980-1990, rata-rata laju pertumbuhan penduduk mulai menurun menjadi 1,98 persen dan terus menurun pada periode 1990-2000 sebesar 1,44 persen.

Meski laju pertumbuhan penduduk sempat naik menjadi 1,49 persen pada periode 2000-2010, namun pada periode 2010-2020 angkanya bisa ditekan menjadi 1,25 persen.

Kendati laju pertumbuhan penduduk tercatat terus mengalami penurunan, jumlah penduduk Indonesia terus mengalami peningkatan. Hingga September 2020, berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2020, jumlah penduduk Indonesia mencapai 270,2 juta jiwa.

Terdapat penambahan jumlah penduduk Indonesia sebanyak 32,56 juta jiwa atau rata-rata sebanyak 3,26 juta setiap tahun jika dibandingkan dengan hasil Sensus Penduduk 2010 lalu (jumlah penduduk Indonesia 2021).

Baca juga: Jumlah Pengangguran Terus Bertambah, Paling Banyak Lulusan SMK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.