Generasi Z dan Milenial Dominasi Jumlah Penduduk Indonesia

Kompas.com - 22/01/2021, 14:50 WIB
Pendiri Youth Community Tenggara, Mariana Yunita Hendriyani Opat, 28, (berkaus putih bawah) berfoto bersama puluhan anak-anak saat diadakan kegiatan edukasi hak kesehatan seksual dan remaja Bacarita Kespro di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebelum terjadi pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu. Dari 2016 hingga 2019, sedikitnya sudah ada 2.000-an anak dan remaja di 43 komunitas di wilayah NTT yang mendapatkan akses informasi dari Tenggara. Dokumen pribadi Mariana Yunita Hendriyani OpatPendiri Youth Community Tenggara, Mariana Yunita Hendriyani Opat, 28, (berkaus putih bawah) berfoto bersama puluhan anak-anak saat diadakan kegiatan edukasi hak kesehatan seksual dan remaja Bacarita Kespro di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebelum terjadi pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu. Dari 2016 hingga 2019, sedikitnya sudah ada 2.000-an anak dan remaja di 43 komunitas di wilayah NTT yang mendapatkan akses informasi dari Tenggara.

Sensus Penduduk BPS 2020 mencatat jumlah generasi Baby Boomer mencapai 11,56 persen, sementara generasi Pre-Boomer atau lahir sebelum 1945, mencapai 1,87 persen. Sedang, generasi Post-Gen Z atau lahir setelah 2013 mencapai 10,88 persen.

"Pengklasifikasian ini menjadi penting karena setiap generasi mempunyai karakteristik dan sifat yang berbeda. Pengklasifikasian ini perlu kita pelajari sehingga komunikasi antargenerasi menjadi lancar dan memberikan dampak positif bagi kehidupan bangsa," ungkap Suhariyanto.

Baca juga: Berapa Gaji Presiden dan Wakil Presiden Indonesia?

BPS juga mengolah data pengelompokan usia dengan proporsi penduduk usia muda (0-14 tahun) mengalami penurunan, karena adanya penurunan angka kelahiran.

Proporsi penduduk usia muda turun dari 44,12 persen pada tahun 1971 menjadi 23,33 persen pada 2020.

Sebaliknya, kelompok usia produktif atau berumur 15-64 tahun mengalami peningkatan dari 53,39 persen pada 1971 menjadi 70,72 persen pada 2020.

Demikian pula proporsi jumlah penduduk Indonesia berusia lanjut (65 tahun ke atas) naik dari 2,49 persen pada 1971 menjadi 5,95 persen pada 2020.

"Peningkatan penduduk usia lanjut ini dapat diinterpretasikan sebagai hasil perbaikan kesehatan masyarakat, peningkatan gizi, dan perbaikan pola hidup yang dilaksanakan dengan baik oleh pemerintah maupun swasta," pungkas Suhariyanto.

Baca juga: Mengintip Besaran Gaji Polisi, Lengkap dari Tamtama hingga Jenderal

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X