Vaksinasi Mandiri, Himpi: Pengusaha Siap dalam Segi Anggaran hingga Data Karyawan!

Kompas.com - 22/01/2021, 21:16 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19, efikasi vaksin Sinovac di Indonesia lebih rendah dari Turki dan Brasil. SHUTTERSTOCK/Orpheus FXIlustrasi vaksin Covid-19, efikasi vaksin Sinovac di Indonesia lebih rendah dari Turki dan Brasil.

JAKARTA, KOMPAS.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mendukung pemerintah untuk melakukan vaksinasi Covid-19 secara mandiri.

Ketua Umum BP HIPMI Mardani H. Maming mengatakan, jika diberi kepercayaan, dunia usaha akan menggunakan vaksin yang sudah dipesan oleh pemerintah.

Terkait data karyawan dan anggaran masing-masing perusahaan untuk vaksinasi, pihaknya menyebutkan, dunia usaha sudah siap. Dengan kesiapan itu, pihaknya yakin program vaksinasi mandiri bisa dilaksanakan dengan lancar.

"Pengusaha khawatir jika vaksin hanya didistribusikan lewat satu pintu pemerintah, vaksinasi akan berlangsung lama. Jika begitu, pemulihan ekonomi pun akan berlangsung lama. Kami pastikan pengusaha siap dalam segi anggaran hingga data karyawan. Yang perlu diperhatikan, justru kecepatan dalam vaksinasi," katanya melalui keterangan tertulis, Jumat (22/1/2021).

Baca juga: Jokowi: Vaksinasi Adalah Game Changer

Mantan Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan ini berharap, program vaksin mandiri bisa dilaksanakan secepat mungkin. Jika bisa, kata Maming, vaksinasi sudah mulai berjalan pada kuartal II 2021.

"Karena industri memiliki kebutuhan agar para karyawan bisa bekerja dengan kapasitas penuh. Selain itu, program mandiri juga diharapkan bisa membantu percepatan vaksinasi," sebut dia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto mengatakan, saat ini pemerintah sedang menyiapkan regulasi tentang vaksinasi mandiri Covid-19.

Menurut Airlangga, vaksinasi mandiri merupakan akselerasi atau percepatan dari program vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Regulasi itu nantinya mengatur pembelian di sektor-sektor industri tertentu dan itu akan diberikan kepada karyawan secara gratis.

Baca juga: Pengusaha Tawarkan Mal Jadi Tempat Vaksinasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.