IHSG Merosot 1,04 Persen dalam Sepekan, Ini Sentimen Pemicunya

Kompas.com - 23/01/2021, 11:42 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).

Kenaikan kasus Covid-19 turut membayangi pergerakan IHSG dalam sepekan terakhir.

Kebijakan pemerintah dalam memperpanjang masa PPKM memberikan sentimen negatif bagi pasar.

Sedangkan menurut Nafan, aksi profit taking ketika euforia pelantikan Presiden AS Joe Biden sudah mulai mereda.

Baca juga: [POPULER MONEY] Pengguna Panel Surya Balik Modal Dalam 7 Tahun | Fakta Kasus Antam dan Pengusaha Surabaya

“Market AS memperingati Martin Luther King Day pada Senin lalu,” tutur Nafan.

Herditya memprediksi IHSG akan cenderung terkoreksi dahulu paling tidak menguji 6.230-6.250, dengan resistance berada pada area 6.400 pada perdagangan Senin (25/1/2021).

Herditya menyarankan pelaku pasar agar dapat menggunakan kondisi ini untuk buy on weakness terlebih dahulu.

“Dari kami melihat saham-saham seperti UNVR, ICBP, dan EXCL yang cukup menarik untuk diperhatikan,” pungkas Herditya.

Halaman:


Sumber KONTAN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X