Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ingin Mulai Bisnis tapi Takut Gagal? Ini Tipsnya

Kompas.com - 24/01/2021, 11:00 WIB
Yoga Sukmana

Editor

3. Riset perilaku konsumen

Apabila Anda takut apakah produk Anda akan disukai konsumen atau tidak, coba lakukan riset kecil-kecilan.

Misalnya bisnis kuliner kue kering. Coba buat tester aneka kue kering, lalu bagikan ke tetangga Anda. Kemudian minta responnya.

Minta juga kritik dan saran untuk perbaikan produk Anda. Dengan hasil riset tersebut, Anda dapat lebih percaya diri memulai usaha kue kering.

Anda bisa menjual produk kue kering yang jadi favorit, dan dalam pengembangannya dilakukan perbaikan sesuai kritik dan saran dari calon konsumen. Sehingga jadilah produk yang dibutuhkan dan diinginkan konsumen.

4. Langsung eksekusi

Jika ketiga tips di atas sudah Anda jalankan, enggak usah pikir panjang lagi. Langsung saja eksekusi atau action.

Kalau terlalu banyak pikir lagi, malah tambah takut. Jadi, langsung jualan saja. Nanti keberanian akan muncul dengan sendirinya, begitu Anda sudah tahu seluk beluk berbisnis.

5. Menjadi reseller atau dropshipper

Tak dimungkiri, rasa takut bisa akut juga. Walaupun sudah membuat konsep bisnis matang, tetapi jika dasarnya sudah takut, sangat sulit dihilangkan.

Bila seperti itu, dan Anda tetap ingin berbisnis, belajar saja dengan menjadi reseller atau dropshipper. Menjual barang atau produk orang lain tanpa modal.

Anda menjadi perpanjangan tangan dari bisnis orang lain. Memasarkan produk mereka. Biasanya Anda bisa mengambil untung dari harga jual sebelumnya.

Misal Anda menjadi reseller produk UMKM A. Dari pemilik UMKM, harga jual Rp 50 ribu per pcs. Kemudian Anda pasarkan seharga Rp 75 ribu. Anda mendapat untung Rp 25 ribu dari setiap barang yang berhasil Anda jual.

Selalu Berpikir Positif

Rasa takut akan selamanya menghalangi Anda memulai bisnis. Jika bertekad menjadi pengusaha, hilangkan pikiran-pikiran negatif yang hanya akan membuatkan gagal dalam melakukan banyak hal, termasuk berbisnis.

Selalu berpikiran positif dan biarkan kreativitas maupun inovasi Anda mengalir. Tuangkan menjadi sebuah bisnis yang menarik minat masyarakat.

Baca juga: 7 Provinsi dengan Jumlah Penduduk Terbanyak di Indonesia

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Lebaran 2024, KAI Sebut 'Suite Class Compartment' dan 'Luxury'  Laris Manis

Lebaran 2024, KAI Sebut "Suite Class Compartment" dan "Luxury" Laris Manis

Whats New
Rupiah Melemah Sentuh Rp 16.200, Mendag: Cadangan Divisa RI Kuat, Tidak Perlu Khawatir

Rupiah Melemah Sentuh Rp 16.200, Mendag: Cadangan Divisa RI Kuat, Tidak Perlu Khawatir

Whats New
Rasio Utang Pemerintahan Prabowo Ditarget Naik hingga 40 Persen, Kemenkeu: Kita Enggak Ada Masalah...

Rasio Utang Pemerintahan Prabowo Ditarget Naik hingga 40 Persen, Kemenkeu: Kita Enggak Ada Masalah...

Whats New
Giatkan Pompanisasi, Kementan Konsisten Beri Bantuan Pompa untuk Petani

Giatkan Pompanisasi, Kementan Konsisten Beri Bantuan Pompa untuk Petani

Whats New
IHSG Turun 19,2 Poin, Rupiah Melemah

IHSG Turun 19,2 Poin, Rupiah Melemah

Whats New
Catat, Ini Jadwal Perjalanan Ibadah Haji Indonesia 2024

Catat, Ini Jadwal Perjalanan Ibadah Haji Indonesia 2024

Whats New
Pada Liburan ke Luar Negeri, Peruri Sebut Permintaan Paspor Naik 2,5 Lipat Pasca Pandemi

Pada Liburan ke Luar Negeri, Peruri Sebut Permintaan Paspor Naik 2,5 Lipat Pasca Pandemi

Whats New
Jakarta, Medan, dan Makassar  Masuk Daftar Smart City Index 2024

Jakarta, Medan, dan Makassar Masuk Daftar Smart City Index 2024

Whats New
Pentingnya Transparansi Data Layanan RS untuk Menekan Klaim Asuransi Kesehatan

Pentingnya Transparansi Data Layanan RS untuk Menekan Klaim Asuransi Kesehatan

Whats New
Apakah di Pegadaian Bisa Pinjam Uang Tanpa Jaminan? Ini Jawabannya

Apakah di Pegadaian Bisa Pinjam Uang Tanpa Jaminan? Ini Jawabannya

Earn Smart
Bea Cukai Kudus Berhasil Gagalkan Peredaran Rokol Ilegal Senilai Rp 336 Juta

Bea Cukai Kudus Berhasil Gagalkan Peredaran Rokol Ilegal Senilai Rp 336 Juta

Whats New
Ditanya Bakal Jadi Menteri Lagi, Zulhas: Terserah Presiden

Ditanya Bakal Jadi Menteri Lagi, Zulhas: Terserah Presiden

Whats New
Ekonom: Kenaikan BI Rate Tak Langsung Kerek Suku Bunga Kredit

Ekonom: Kenaikan BI Rate Tak Langsung Kerek Suku Bunga Kredit

Whats New
Sepakati Kerja Sama Kementan-Polri, Kapolri Listyo: Kami Dukung Penuh Swasembada

Sepakati Kerja Sama Kementan-Polri, Kapolri Listyo: Kami Dukung Penuh Swasembada

Whats New
Syarat dan Cara Pinjam Uang di Pegadaian, Bisa Online Juga

Syarat dan Cara Pinjam Uang di Pegadaian, Bisa Online Juga

Earn Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com