Cara Agar Pelanggan 900 VA Subsidi Tetap Dapat Token Listrik Diskon 50 Persen

Kompas.com - 24/01/2021, 11:57 WIB
Ilustrasi listrik, tagihan listrik, penggunaan listrik ShutterstockIlustrasi listrik, tagihan listrik, penggunaan listrik
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) mengubah skema penyaluran stimulus listrik berupa token listrik gratis bagi pelanggan prabayar rumah tangga golongan 900 VA subsidi.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan, pada periode sebelumnya, pelanggan rumah tangga 900 VA subsidi langsung menerima token sebesar 50 persen pemakaian tertinggi Desember 2019 - Februari 2020, yang bisa diklaim melalui berbagai platform.

Namun untuk bulan-bulan selanjutnya, pelanggan golongan tersebut tidak akan langsung dapat mengklaim token secara cuma-cuma.

Bob menyebutkan, pelanggan golongan 900 VA subsidi harus terlebih dahulu membeli token untuk mendapatkan stimulus listrik dari PLN.

Baca juga: Dikaitkan dengan Penyebab Banjir, Ini Luas Perkebunan Sawit di Kalsel

“Mereka harus membeli token, kemudian tokennya itu akan diberi diskon 50 persen,” ujarnya dalam diskusi virtual, dikutip Minggu (24/1/2021).

“Jadi transkasinya harus membeli token dulu,” tambahnya.

Dengan demikian, stimulus yang diberikan PLN berupa diskon 50 persen pembelian token listrik pelanggan golongan 900 VA subsidi.

Lebih lanjut, Bob memastikan, perubahan skema penyaluran token listrik gratis ini hanya diberlakukan untuk golongan pelanggan 900 VA subsidi.

Sementara itu bagi pelanggan golongan 450 VA tidak terdapat perubahan skema penyaluran.

“Untuk prabayar, untuk daya 450 VA diberikan token gratis sebesar pemakaian tertinggi di bulan Desember 2019 hingga Februari 2020. Ini tidak ada perubahan,” ucapnya.

Baca juga: Daftar 7 Provinsi dengan Jumlah Penduduk Paling Sedikit di Indonesia



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X