Mau Hidup Enak di Masa Tua? Aset Ini Bisa Jadi “Pabrik Uang” Anda

Kompas.com - 24/01/2021, 13:00 WIB
Ilustrasi orang tua. ShutterstockIlustrasi orang tua.

3. Merintis bisnis

Anda tidak akan pernah kaya jika seumur hidup hanya menjadi karyawan. Coba bangun bisnis biar jadi pengusaha tajir.

Bisnis yang dirintis tersebut akan menjadi aset aktif Anda. Yang memberikan Anda penghasilan tiada henti, bikin rekening gendut dari keuntungan bisnis.

Dimulai dari nol, kecil-kecilan, tidak masalah. Asal Anda berpikir kreatif dan inovatif, mampu mengelola risiko dengan tepat, rajin, ulet, disiplin, pasti akan berhasil.

Bisnis Anda akan berkembang dan maju. Mungkin saja suatu saat, Anda masuk dalam jajaran orang terkaya di Indonesia, bahkan di dunia pada usia muda.

Bisnis dikelola dengan sungguh-sungguh, maka masa tua Anda dijamin tidak akan nelangsa. Apalagi dari keuntungan bisnis, diputar lagi untuk investasi, membangun bisnis baru, atau kegiatan produktif lainnya. Dijamin harta kekayaan Anda tidak akan habis tujuh turunan.

4. Royalti atas sebuah karya

Anda seorang yang kreatif? Tuangkan saja ide Anda ke dalam tulisan, atau buat karya lain, seperti robot, aplikasi, musik atau lagu, film, karya penemuan, dan sebagainya sesuai bidang yang diminati.

Dari hasil karya yang dijual, walaupun sampai bertahun-tahun, Anda tetap akan menerima royalti atas penjualan karya tersebut. Nilainya bisa ratusan juta, miliaran, bahkan triliunan rupiah bila karya Anda sudah mendunia.

5. Mobil atau kendaraan

Kendaraan, seperti mobil dan motor memang kalau dijual lagi, harganya bisa turun. Makanya kendaraan disebut aset terdepresiasi.

Tetapi ngapain dijual kalau bisa menghasilkan. Sewakan saja, seperti mobil dan motor untuk taksi dan ojek online. Truk untuk angkut-angkut barang, atau kendaraan bisa dibuat trayek angkutan umum asal mengantongi izin.

Kendaraan jangan dibiarkan nganggur atau mangkrak di rumah. Bisa rusak, dan malah menghabiskan uang untuk perbaikan. Digunakan untuk kegiatan produktif.

Selain menambah penghasilan, juga membuka lapangan kerja bagi pengangguran di sekitar.
Mulai Sisihkan Uang untuk Beli Aset

Mumpung masih muda, gaji disisihkan minimal 20 persen setiap bulan untuk rencana membeli aset. Jangan habiskan pendapatan Anda untuk hura-hura.

Semakin cepat Anda memulai menyisihkan uang, peluang semakin banyak aset yang bisa terkumpul. Ini dilakukan demi bisa hidup enak di hari tua.

Baca juga: Program Listrik Gratis Diperpanjang, Begini Skema Barunya

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Whats New
PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

Rilis
Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Whats New
AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

Whats New
Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Whats New
Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Smartpreneur
Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Whats New
Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Whats New
Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Whats New
Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Whats New
OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

Whats New
Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Whats New
Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Whats New
Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] 'Reading Habit' pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] "Reading Habit" pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X