Mau Bisnis Kuliner? Simak Prediksi Makanan yang Bakal Laris di 2021 dari GoFood

Kompas.com - 25/01/2021, 11:12 WIB
Ilustrasi makanan yang dibungkus.  Dok. Shutterstock/CKP1001Ilustrasi makanan yang dibungkus.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mau berbisnis makanan tahun ini? Tak ada salahnya untuk menyimak prediksi dari GoFood mengenai makanan dan minuman yang laris tahun 2021.

Chief Food Officer Gojek Group Catherine Hindra Sutjahyo mengatakan, tahun setidaknya ada 3 menu kuliner yang diprediksi bakal laris di layanan GoFood.

Mulai dair dessert box (cake dalam kemasan) dengan berbagai varian dan kemasan yang unik, makanan dan minuman berbahan dasar Milo, dan rice bowl dengan berbagai topping.

"Ini berdasarkan tingkat jumlah pesanan serta jumlah pencarian di penghujung 2020 lalu. Prediksi ini dapat menjadi inspirasi bagi para mitra usaha yang tengah mempersiapkan kreasi menu andalan di tahun 2021," jelas dia mengutip siaran persnya, Senin (25/1/2021).

Baca juga: 2021 Bisnis Makanan Berkonsep Cloud Kitchen Masih Berpeluang Besar

Sementara untuk 2020, menu kuliner terlaris di layanan GoFood masih didominasi oleh 2 juara bertahan yaitu ayam goreng dan kopi susu.

"2 menu ini masih menjadi menu makanan favorit masyarakat Indonesia terutama di masa pandemi, karena menu tersebut menjadi santapan wajib selama masyarakat bekerja dan belajar dari rumah," katanya.

Selain itu lanjut dia, ada 3 menu  yang menjadi pendatang baru tahun 2020.  Yang pertama produk Mie pedas terutama yang di-branding dengan nama-nama unik seperti mie setan, mie iblis, dan banyak lainnya.

Kemudian dimsum goreng jenis udang rambutan. Menu pendatang baru ini yang disediakan oleh UMKM ini juga menjadi camilan favorit masyarakat tahun lalu.

Selain itu juga ada minuman mix dengan bahan dasar susu segar yang dipadukan dengan matcha (teh hijau), pandan, bobba, dan kreasi unik lainnya juga diminati masyaraka sebagai teman bekerja dan belajar di rumah.

Chaterina juga membeberkan, beberapa fitur GoFood di tahun 2020, yaitu fitur contactless delivery, GoFood Pickup, Fitur ganti lokasi dan pesanan menu bundle/menu keluarga.

Untuk fitur Contactless delivery, tercatat pengguna rata-rata tertinggi meningkat 5 kali lipat semenjak diluncurkan pada bulan Maret 2020.

Lalu untuk fitur ganti lokasi, setiap harinya, ada 1 dari 5 (20 persen) pelanggan GoFood melakukan transaksi dengan memanfaatkan fitur ini di sepanjang tahun 2020.

Sementara untuk pesanan menu bundle/menu keluarga, mencapai 40 persen dari seluruh total transaksi GoFood.

"Pemesanan menu keluarga ini semakin meningkat di bulan Desember 2020, di mana GoFood menghadirkan promo Foodiskon untuk berwisata kuliner #DiRumahAja," ucap dia.

Baca juga: Pengusaha Girang Banyak Kamar Hotel Laris Manis untuk Isolasi Mandiri



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X