KILAS

Pemerintah Subsidi Premi AUTP, Petani di Gorontalo Didorong Ikut Asuransi

Kompas.com - 25/01/2021, 14:12 WIB
Pupuk Langka dan Naik, Petani Resah Tanaman Padinya Meranggas KOMPAS.COM/JUNAEDIPupuk Langka dan Naik, Petani Resah Tanaman Padinya Meranggas

KOMPAS.com – Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Provinsi Gorontalo Muljadi Mario mengatakan, Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) memiliki subsidi premi yang bisa dimanfaatkan oleh para petani.

“Premi yang dibayarkan petani hanya sebesar Rp 36.000. Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Disperta Gorontalo memberikan subsidi sebesar Rp 144.000,” ujar Muljadi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (25/1/2021).

Muljadi menuturkan, AUTP bermanfaat apabila terjadi kegagalan dalam usaha tani. Dengan demikian, petani bisa melanjutkan usahanya dengan pembayaran klaim yang diterima.

Menurut pemaparan Muljadi, capaian AUTP di Gorontalo tahun 2020 sebesar 9.531,6 hektar (ha) dari target sebelumnya 4.000 ha.

Baca juga: Tangani Dampak Bencana Sulbar dan Kalsel, Kementan Sekaligus Perbaiki Sektor Pertanian

“Bantuan pemerintah untuk premi asuransi seluas 9.531,6 ha ini sebesar Rp 1.372.550.400 atau 80 persen dari total premi Rp 1.715.688.000,” jelasnya.

Untuk Asuransi Usaha Ternak Sapi-Kerbau (AUTS/K), Muljadi mengungkapkan, capaiannya mencapai 3.576 ekor. Di sektor ini, pemerintah memberi bantuan sebesar Rp 572.160.000 atau 80 persen dari total premi Rp 715.200.000.

“Klaim asuransi pertanian yang sudah dibayarkan kepada petani atau peternak oleh PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) untuk AUTP sebesar Rp 50.200.000 atau 9,7 ha dan untuk AUTS/K sebesar Rp 625.800.000 atau setara 75 ekor sapi-kerbau,” beber Muljadi.

Di samping mendorong para petani di Gorontalo untuk ikut asuransi, Muljadi mengatakan, Disperta Gorontalo akan selalu siap sedia membantu akses Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Baca juga: Hindari Risiko Kerugian akibat Banjir, Kementan Ajak Petani Manfaatkan Asuransi Pertanian

“Ke depan diharapkan KUR bisa diakses oleh petani atau peternak untuk pemenuhan kebutuhan investasi seperti pembeliaan alat-alat dan mesin pertanian yang membutuhkan modal besar,” tutur Muljady.

Sebagai informasi, bantuan subsidi premi asuransi merupakan salah satu program dari Kementan untuk menjamin kelangsungan usaha tani.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seleksi CPNS dan PPPK Segera Dibuka, BKN Matangkan Persiapan

Seleksi CPNS dan PPPK Segera Dibuka, BKN Matangkan Persiapan

Whats New
Mau Ekspor Mobil ke Australia, Pemerintah Bakal Lobi Produsen Asal Jepang

Mau Ekspor Mobil ke Australia, Pemerintah Bakal Lobi Produsen Asal Jepang

Whats New
Kini Investor Asing Bisa Cari Harta Karun Bawah Laut di Indonesia

Kini Investor Asing Bisa Cari Harta Karun Bawah Laut di Indonesia

Whats New
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia dan KLHK Beri Pelatihan untuk Petani Hortikultura

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia dan KLHK Beri Pelatihan untuk Petani Hortikultura

Rilis
[TREN BISNIS KOMPASIANA] Corporate Culture, Berdamai dengan Pandemi | Elegi Toko Buku | Bisnis Jengkol yang Menjanjikan

[TREN BISNIS KOMPASIANA] Corporate Culture, Berdamai dengan Pandemi | Elegi Toko Buku | Bisnis Jengkol yang Menjanjikan

Rilis
Peserta Kartu Prakerja Diminta Segera Tautkan Nomor Rekening dan E-Wallet

Peserta Kartu Prakerja Diminta Segera Tautkan Nomor Rekening dan E-Wallet

Whats New
Cegah Korupsi, 27 BUMN Kerja Sama dengan KPK

Cegah Korupsi, 27 BUMN Kerja Sama dengan KPK

Rilis
Kabar Gembira, BRI Turunkan Suku Bunga Kredit untuk Semua Segmen

Kabar Gembira, BRI Turunkan Suku Bunga Kredit untuk Semua Segmen

Spend Smart
Perpres tentang Investasi Miras Dicabut, Bagaimana Nasib Usaha Eksisting?

Perpres tentang Investasi Miras Dicabut, Bagaimana Nasib Usaha Eksisting?

Whats New
BEI Minta Gojek dkk Segera Listing di Pasar Modal

BEI Minta Gojek dkk Segera Listing di Pasar Modal

Whats New
Tarif Listrik Tenaga Surya Makin Murah, PLTU akan Bersaing dengan Energi Terbarukan

Tarif Listrik Tenaga Surya Makin Murah, PLTU akan Bersaing dengan Energi Terbarukan

Whats New
Soal Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Pidana, Ini Faktanya Versi BCA

Soal Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Pidana, Ini Faktanya Versi BCA

Whats New
BKPM: Izin Pembangunan Industri Miras Sudah Ada sejak 1931

BKPM: Izin Pembangunan Industri Miras Sudah Ada sejak 1931

Whats New
Startup Madeinindonesia.com Fasilitasi UKM Lakukan Ekspor ke Berbagai Negara

Startup Madeinindonesia.com Fasilitasi UKM Lakukan Ekspor ke Berbagai Negara

Whats New
Bank Sahabat Sampoerna Akan Kian Agresif Garap Digital Banking

Bank Sahabat Sampoerna Akan Kian Agresif Garap Digital Banking

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X