Didongkrak Investasi, Pertumbuhan Ekonomi RI 2021 Diprediksi Capai 4,4 Persen

Kompas.com - 25/01/2021, 14:28 WIB
Ilustrasi shutterstock.comIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Mandiri (Persero) Tbk memproyeksikan, perekonomian Indonesia akan tumbuh positif pada tahun 2021, dimana investasi akan menjadi salah satu faktor utamanya.

Direktur Treasury and International Banking Bank Mandiri Panji Irawan mengatakan, pihaknya memproyeksikan perkonomian Indonesia sepanjang tahun ini akan tumbuh 4,4 persen dibanding tahun 2020.

Investasi pun diyakini akan mampu tumbuh sebesar 4 persen pada 2021 dibanding tahun lalu, dengan sumber pertumbuhan berasal dari berbagai sektor, mulai dari surat berharga negara (SBN), pasar modal, maupun investasi langsung.

Baca juga: Tertarik Beli ORI019? Begini Caranya

"Berdasarkan hitungan kami, pertumbuhan ekonomi tahun ini dapat mencapai 4,4 persen, dengan dukungan investasi mencapai 4 persen dibandingkan tahun 2020," katanya dalam konferensi pers virtual, Senin (25/1/2021).

Menurutnya, pertumbuhan investasi akan terjadi, sejalan dengan tingginya potensi pertumbuhan berbagai sektor bisnis dalam negeri.

Panji menyebutkan, infrastruktur menjadi salah satu sektor bisnis utama yang akan mengalami percepatan pertumbuhan, di tengah upaya pemulihan ekonomi pemerintah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena negeri dengan penduduk di atas 260 juta, kita sangat mobile antar pulau, atau di dalam pulau," katanya.

Selain itu, sektor kesehatan yang sepanjang tahun lalu mengalami pertumbuhan, diproyeksi Bank Mandiri masih akan melanjutkan tren tersebut.

Baca juga: Jokowi: Potensi Wakaf RI Capai Rp 2.000 Triliun per Tahun

Hal itu sejalan dengan masih tingginya permintaan terhadap berbagai alat kesehatan di tengah ancaman pandemi Covid-19 yang masih nyata.

"Antara lain juga farmasi dan juga industri pendukung-pendukung kesehatan," ujar Panji.

Lebih lanjut, dengan masih adanya kebijakan pembatasan pergerakan masyarakat, maka kebutuhan terhadap infrastruktur telekomunikasi juga akan mendongkrak pertumbuhan sektor telekomunikasi.

"Gadget saja tidak mungkin, perlu ada surrounding perkakas hardware maupun software," kata dia.

Terakhir, Panji memproyeksikan, sektor pendidikan akan mengalami pertumbuhan, seiring dengan adanya transformasi sistem pembelajaran di tengah pandemi Covid-19.

"Gaya dalam pendidikan yang tadinya interfacing secara fisik, ini akan secara virtual," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.