Joe Biden Dorong Kongres Sahkan Stimulus Rp 26.600 Triliun

Kompas.com - 25/01/2021, 14:31 WIB
Presiden AS Joe Biden berpidato pada upacara pelantikannya di Gedung Capitol, Washington DC, Rabu (20/1/2021). AP via VOA INDONESIAPresiden AS Joe Biden berpidato pada upacara pelantikannya di Gedung Capitol, Washington DC, Rabu (20/1/2021).
|

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden AS Joe Biden mendorong kongres untuk mengesahkan stimulus bantuan Covid-19 senilai 1,9 triliun dollar AS atau setara dengan Rp 26.600 triliun (kurs Rp 14.000/dollar AS).

Mengutip Channel News Asia, Senin (25/1/2021), pejabat di bawah kepemimpinan Biden sejak minggu kemarin tengah mencoba meyakinkan Partai Republik yang merasa stimulus senilai 1,9 triliun dollar AS itu terlalu besar.

"Intinya adalah, kita berada dalam keadaan darurat nasional, dan kami perlu bertindak seperti dalam keadaan darurat nasional," begitu kata Biden mengutip Channel News Asia, Senin (25/1/2021).

Baca juga: Sri Mulyani Jelaskan Urgensi Pembentukan LPI kepada DPR

Asal tahu saja, anggota parlemen dari Partai Republik memang keberatan dengan paket stimulus sebesar itu, meski mereka bersama Partai Demokrat setuju bahwa pemberian vaksin Covid-19 kepada warga AS harus menjadi prioritas paling utama.

Kekhawatiran semakin menjadi karena sebulan lalu kongres sudah meloloskan paket bantuan senilai 900 miliar dollar AS atau Rp 12.600 triliun.

"Tampaknya terlalu dini untuk mempertimbangkan paket sebesar ini dan cakupannya," kata Senator dari Partai Republik, Susan Collins, yang menelepon Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih Brian Deese sebagai pembantu Biden.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Collins tak menampik bahwa dia setuju stimulus tambahan diperlukan untuk distribusi vaksin, tetapi dalam jumlah yang lebih terbatas. Untuk itu, Collins berencana membahas masalah ini dengan anggota parlemen lainnya.

Sementara senator Partai Demokrat, Dick Durbin mengatakan, bantuan ribuan triliun itu menunjukkan stimulus untuk menanggulangi virus corona adalah prioritas utama Biden.

Biden, yang memasuki Gedung Putih pada Rabu lalu berkali-kali melontarkan, akan mengambil tindakan agresif kepada pandemi Covid-19 di bawah kepemimpinannya

Baca juga: Tertarik Beli ORI019? Begini Caranya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X