Komisi IX Minta Dewas BPJS Kesehatan Terpilih Tak Kecolongan dan Mampu Benahi Internal

Kompas.com - 25/01/2021, 19:47 WIB
Artis peran dan anggota DPRI RI Arzeti Bilbina. ISTArtis peran dan anggota DPRI RI Arzeti Bilbina.

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina berpesan, kepada Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Kesehatan yang baru nantinya agar tidak kecolongan dalam hal melakukan fungsi pengawasan.

Dia berharap, Dewas BPJS Kesehatan yang nantinya terpilih, mampu membenahi permasalahan-permasalahan yang belum selesai di tahun-tahun sebelumnya.

"Saya kira, dalam fit and proper test ini kita bicaranya dengan kehati-hatian agar permasalahan-permasalahan di tahun-tahun sebelumnya, jangan sampai dengan Dewas baru, hal-hal itu tidak dibenahi," kata Arzeti melalui keterangan tertulis, Senin (25/1/2021).

Baca juga: Dewan Pengawas Sebut Dugaan Korupsi Dana Investasi BPJS Ketenagakerjaan Merupakan Potential Loss Selama 2020

Menurut Arzeti, seluruh peserta calon Dewasn BPJS Kesehatan yang mengikuti proses fit and proper test sudah memiliki sebuah persepsi yang sama dalam menjalankan tugasnya kelak.

Dalam kesempatan itu, pada sesi wawancara, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Ansory Siregar meminta kepada salah satu calon Dewas BPJS Kesehatan yang juga masih menjabat sebagai Dewas BPJS Ketenagakerjaan Inda D Hasman untuk berkomitmen tidak korupsi.

"Tolong ibu bilang, saya tidak akan korupsi," pinta politisi Fraksi PKS tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Inda pun menyanggupi tidak akan melakukan korupsi apabila dirinya nanti terpilih menjadi Dewas BPJS Kesehatan.

"Saya tidak akan korupsi pak," sahut dia.

Baca juga: Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Ikut Seret IHSG Anjlok 2 Persen

Seperti yang telah dijadwalkan sebelumnya, Komisi IX DPR RI hari ini, melanjutkan agenda uji kelayakan dan kepatutan terhadap lima kandidat calon Dewan Pengawas BPJS Kesehatan.

Kelima kandidat tersebut diantaranya Inda Deryanne Hasman, Ibnu Naser Arrohimi, Siruaya Utamawan, Indra Yana dan HM Zulfikar.

Sedangkan lima kandidat calon Dewas BPJS Kesehatan lainnya dijadwalkan akan melaksanakan wawancara pada Selasa (26/1/2021) besok.

Dalam agenda wawancara yang dilaksanakan di Ruang Rapat Komisi IX ini, masing-masing calon Dewas BPJS Kesehatan diberikan waktu 10 menit untuk mengungkapkan visi misinya.

Pemaparan visi misi kemudian dilanjutkan dengan proses tanya jawab oleh perwakilan masing-masing fraksi di Komisi IX yang kemudian dijawab oleh calon Dewas BPJS dengan durasi total satu jam.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.