Kompas.com - 26/01/2021, 08:38 WIB
Bank Permata KOMPAS.COM/DIAN FATHBank Permata


JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Permata Tbk atau PermataBank resmi menjadi Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) IV. Bank BUKU IV merupakan bank dengan modal inti di atas Rp 30 triliun.

Peresmian bank berkode BNLI ini menjadi BUKU IV dikonfirmasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 20 Januari 2021 lalu.

Terhitung tanggal tersebut, BNLI dapat menjalankan kegiatan usaha BUKU IV, mengacu kepada POJK No.6/POJK.03/2016 tanggal 26 Januari 2016 tentang Kegiatan Usaha dan Jaringan Kantor Berdasarkan Modal Inti Bank.

“Kami bersyukur dan bangga PermataBank kini telah menjadi Bank BUKU IV. Konfirmasi ini mencerminkan kepercayaan dari para pemangku kepentingan, OJK, Bangkok Bank sebagai pemegang saham pengendali, dan nasabah kami," kata Direktur Utama Bank Permata, Ridha D.M Wirakusumah dalam siaran pers, Selasa (26/1/2021).

Baca juga: Konsolidasi dengan Bangkok Bank Indonesia, Permata Bank Jadi Bank BUKU IV

Setelah jadi BUKU IV Ridha mengungkap, pihaknya berkomitmen untuk memperkuat peran Bank Permata sebagai agent of development.

Hal ini didukung oleh permodalan yang kuat, prudential banking sesuai dengan good corporate governance, serta pengembangan berkelanjutan dari platform dan layanan perbankan digital yang komprehensif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Selain itu kami akan melanjutkan upaya kami untuk memberdayakan masyarakat Indonesia melalui akses ke produk dan layanan keuangan, serta membuat perbedaan dan dampak positif bagi masyarakat, melalui inisiatif CSR PermataHati kami," ucap Ridha.

Sementara  Komisaris Utama PermataBank Chartsiri Sophonpanich menambahkan, pihaknya akan terus mendukung kebutuhan finansial para nasabah sebagai salah satu dari 10 bank teratas di Indonesia. Utamanya selama masa pemulihan pandemi Covid-19.

"Kami sangat bahagia dapat memanfaatkan keahlian corporate banking Bangkok Bank dan jaringan internasionalnya untuk menciptakan nilai bersama dengan PermataBank serta menjadi mitra tepercaya bagi para nasabah, karyawan, dan komunitas kami di Indonesia," sebut Sophonpanich yang juga merupakan Presiden Bangkok Bank.

Sebagai informasi, PermataBank membukukan pertumbuhan pendapatan operasional sebelum pencadangan sebesar Rp 2,6 triliun, tumbuh 20,4 persen year-on-year (yoy) pada kuartal III 2020.

Pencapaian tersebut juga dilanjutkan dengan suksesnya proses integrasi antara Bangkok Bank Kantor Cabang Indonesia (BBI) dan PermataBank yang telah berlangsung pada tanggal 21 Desember 2020.

Baca juga: BRI Buka Opsi Permak BRI Agro Jadi Bank Digital



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.