BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Indihome

Kolaborasi Dimas Djay dan IndiHome, Tularkan Semangat Bertahan di Era Pandemi

Kompas.com - 27/01/2021, 11:07 WIB
Petugas teknisi sebagai garda terdepan IndiHome yang setia melayani masyarakat di seluruh pelosok negeri dalam hal layanan digital. Dok. IndiHomePetugas teknisi sebagai garda terdepan IndiHome yang setia melayani masyarakat di seluruh pelosok negeri dalam hal layanan digital.
|

KOMPAS.com – “Pasti akan selalu ada jalan karena menyerah bukanlah pilihan”. Penggalan kalimat yang berasal dari video karya Dimas Djayadiningrat itu terasa tepat menggambarkan situasi negeri saat ini.

Seperti diketahui, Indonesia dilanda pandemi Covid-19 sejak Maret 2020. Selama rentang waktu itu pula, Tanah Air dirundung pilu. Pasalnya, kerugian yang timbul akibat wabah tersebut tak bisa dibilang sedikit.

Adapun video yang tayang di akun Instagram @dimas.djay tersebut bercerita tentang perjuangan para teknisi IndiHome dalam memberikan layanan digital berkualitas kepada masyarakat di seluruh Indonesia, termasuk di zona merah Covid-19.

Melalui karyanya tersebut, Dimas Djay berharap masyarakat bisa tetap kreatif dan produktif seperti halnya para teknisi IndiHome. Tujuannya, agar mampu bertahan di tengah kondisi sulit akibat pandemi.

Namun, terlepas dari video, para teknisi IndiHome telah berkontribusi dalam menghubungkan wilayah Indonesia, mulai dari pusat kota hingga pelosok desa.

Berdasarkan rilis resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (26/1/2021), pemasangan fiber optic IndiHome tercatat sepanjang 166.343 kilometer. Ukuran tersebut setara dengan empat kali keliling bumi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berkat peran tersebut, hingga akhir 2020, IndiHome mampu menjangkau 496 dari 514 kabupaten atau kota, 5.115 dari 7.094 kecamatan, 34.285 dari 83.447 kelurahan di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam cakupan lebih luas, penyedia layanan internet itu juga telah menjangkau sembilan pulau yang berada di luar wilayah Indonesia. Sebut saja Pulau Bintan, Pulau Karimun, Pulau Kei, Pulau Alor, Pulau Simeulue, Pulau Weh, Pulau Sebatik, Pulau Rote, dan Pulau Sabu.

Lewat sederet aksi nyata tersebut, IndiHome mampu menguasai 85 persen market share layanan fixed broadband di Indonesia dengan jumlah 8 juta pelanggan sampai akhir 2020.

Dalam membuat video tersebut, Dimas Djay tidak ingin membombardir penonton dengan visual bombastis. Ia hanya mencoba memperlihatkan langkah-langkah dan dedikasi garda terdepan IndiHome dalam melayani masyarakat di seluruh Indonesia. Mulai dari terjemur panas matahari sampai masuk ke kawasan zona merah.

“Apresiasi setinggi-tingginya untuk mereka dan semoga masyarakat tetap bisa terus melangkah maju dan tidak menyerah begitu saja meski dalam kondisi terbatas. Karena menyerah, bukanlah pilihan. Selamat berkarya, sikaaat!!” kata Dimas Djay lewat caption unggahan video tersebut.

Hal senada juga disampaikan Vice President Marketing Management Telkom E Kurniawan. Ia mengatakan, video bertajuk Maju Terus Bersama IndiHome itu sengaja dibuat sebagai bentuk apresiasi bagi para teknisi IndiHome yang menjadi garda terdepan perusahaan dalam melayani kebutuhan internet masyarakat.

“Karya ini merupakan persembahan dan dedikasi kami untuk para garda terdepan IndiHome dalam mewujudkan internet yang stabil bagi seluruh masyarakat Indonesia di tengah pandemi. Salam hormat kami untuk garda terdepan IndiHome. Jasa dan pengorbanan mereka adalah semangat kami untuk terus berkontribusi bagi negeri,” kata Kurniawan.

Menuai apresiasi

Video karya Dimas Djay tersebut mendapatkan apresiasi dari warganet karena mampu menginspirasi selama menjalani masa pandemi.

Kendati hanya berdurasi 1 menit 30 detik, video tersebut mampu menyentuh perasaan penonton hingga akhirnya menuai komplimen dari warganet. Bahkan, menjadi trending topic teratas di jagat Twitter.

Salah satu pujian datang dari aktor, produser, sekaligus sutradara Dennis Adishwara. Ia mengaku, cerita dalam video begitu relevan dengan pengalamannya yang pernah berjibaku dengan Covid-19.

“Baru nonton iklannya IndiHome yang dibuat oleh Dimas Djay. Sepertinya terinspirasi dari kisah mereka yang sedang karantina di Wisma Atlet. Jadi berasa relate karena kami pernah ada di kondisi seperti itu,” ungkap Dennis lewat akun Twitter pribadinya @OmDennis.

Apresiasi lainnya datang dari Maryam Nusaibah. Pemilik akun Twitter @Maryamnusaibah2 tersebut merasa tergugah untuk terus bergerak maju usai menyaksikan video kolaborasi Dimas Djay dengan IndiHome.

“Dari karya ini, saya mengerti bahwa tidak ada kata menyerah selagi kita berusaha dan selalu berdoa. Pasti ada jalan keluar, terima kasih IndiHome telah memberikan kita kemudahan (dalam berkarya di tengah pandemi ini),” tulis Maryam di akun Twitter @Maryamnusaibah2.

Hal senada juga disampaikan Silvana Sherly dalam akun @Silvana_Sherly. Menurutnya, semangat dan kerja keras harus terus dilestarikan karena mencerdaskan anak bangsa menjadi tugas semua masyarakat.

“Maju terus bersama IndiHome dalam karya keren yang digarap Dimas Djay dan IndiHome, mendedikasikan lewat karya yang patut amat diapresiasi,” kata Silvana lewat akun Twitter @Silvana_Sherly.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diperpanjang Sampai 8 November, Ini Daftar Wilayah PPKM Level 3 Luar Jawa-Bali

Diperpanjang Sampai 8 November, Ini Daftar Wilayah PPKM Level 3 Luar Jawa-Bali

Whats New
Rupiah Menguat ke Kisaran Rp 14.000 Per Dollar AS, IHSG Awal Sesi Tersendat

Rupiah Menguat ke Kisaran Rp 14.000 Per Dollar AS, IHSG Awal Sesi Tersendat

Whats New
Tekan Pengeboran Sumur Minyak Ilegal, SKK Migas Jalin Kerja Sama Lintas Sektor

Tekan Pengeboran Sumur Minyak Ilegal, SKK Migas Jalin Kerja Sama Lintas Sektor

BrandzView
Restoran dalam Bioskop Sudah Boleh Dibuka di Wilayah PPKM Level 3 Luar Jawa-Bali

Restoran dalam Bioskop Sudah Boleh Dibuka di Wilayah PPKM Level 3 Luar Jawa-Bali

Whats New
Syarat Nonton Superbike: Sudah Vaksin Dosis Lengkap

Syarat Nonton Superbike: Sudah Vaksin Dosis Lengkap

Whats New
IHSG Hari Ini Siap Uji All Time High? Simak Rekomendasi Sahamnya

IHSG Hari Ini Siap Uji All Time High? Simak Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Bali Resmi Dibuka, Sandiaga: Wisman Bisa Beli Asuransi Saat Tiba di Indonesia

Bali Resmi Dibuka, Sandiaga: Wisman Bisa Beli Asuransi Saat Tiba di Indonesia

Whats New
Evaluasi PPKM: Tempat Bermain Anak di Mal Boleh Buka dan Waspada Gelombang Ketiga

Evaluasi PPKM: Tempat Bermain Anak di Mal Boleh Buka dan Waspada Gelombang Ketiga

Whats New
Bos OJK ke Pinjol Legal: Beri Suku Bunga Lebih Murah dan Perbaiki Cara Penagihan

Bos OJK ke Pinjol Legal: Beri Suku Bunga Lebih Murah dan Perbaiki Cara Penagihan

Whats New
Buwas Sebut Bulog Berpotensi Merugi, Ini Sebabnya

Buwas Sebut Bulog Berpotensi Merugi, Ini Sebabnya

Whats New
[POPULER MONEY] PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang | BI soal  Uang dengan Cap 'ADS'

[POPULER MONEY] PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang | BI soal Uang dengan Cap "ADS"

Whats New
Ini Daftar Proyek Kereta Cepat yang Alami Pembengkakan Biaya

Ini Daftar Proyek Kereta Cepat yang Alami Pembengkakan Biaya

Whats New
BNI Benarkan akan Caplok Bank Kecil

BNI Benarkan akan Caplok Bank Kecil

Whats New
 Cara dan Syarat Menukarkan Uang Rusak di BI

Cara dan Syarat Menukarkan Uang Rusak di BI

Whats New
Menkes Pastikan Jemaah RI Penerima Vaksin Sinovac Bisa Jalani Ibadah Umrah

Menkes Pastikan Jemaah RI Penerima Vaksin Sinovac Bisa Jalani Ibadah Umrah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.