Kepala BKPM: Penanaman Modal Dalam Negeri Jadi Pahlawan Investasi 2020

Kompas.com - 27/01/2021, 13:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebutkan, realisasi kinerja investasi Indonesia sepanjang tahun 2020 ditopang oleh penanaman modal dalam negeri (PMDN).

PMDN mampu membuat realisasi investasi RI tahun 2020 melebihi target yang telah dipatok pemerintah, meski iklim investasi dibayangi oleh pandemi Covid-19.

Dari total realisasi investasi sebesar Rp 826,3 triliun, PMDN berkontribusi sebesar 50,1 persen atau setara Rp 413,5 triliun.

Baca juga: Jokowi Perintahkan Bahlil Gaet Investasi Rp 900 Triliun di 2021

Sementara penanaman modal asing (PMA) hanya mencapai Rp 412,8 triliun atau setara 49,9 persen.

"Kami terjemahkan di tahun 2020 yang jadi pahlawan investasi kita tidak terlalu merosot yaitu PMDN," kata Bahlil di acara Media Group News Summit 2021, Rabu (27/1/2021).

BKPM mencatat, realisasi PMA pada tahun lalu mengalami penurunan sebesar 10 persen dibanding tahun 2019.

Ini sejalan dengan rata-rata penurunan investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI) di berbagai negara yang mencapai 30 hingga 40 persen.

Pada saat bersamaan, PMDA justru melanjutkan tren pertumbuhan dalam lima tahun terakhir, di mana pada 2016, kontribusi PMDN sebesar Rp 216,2 triliun atau 35,3 persen, pada 2017 sebesar Rp 262,3 triliun atau 37,9 persen, pada 2018 sebesar Rp 328,6 triliun atau 45,6 persen, dan pada 2019 Rp 386,5 triliun atau 47,7 persen.

Baca juga: Lebih dari Rp 1.000 Triliun Investasi Belum Terealisasi, Ini Langkah BKPM

"Ini baru PMDN kita bagus, Rp 413,5 triliun atau 50,1 persen," ujar Bahlil.

Pertumbuhan PMDN itu juga dibarengi dengan mulai berkembangnya realisasi investasi di luar Jawa.

Tercatat realisasi investasi di luar pulau Jawa mencapai Rp 417,5 triliun, lebih tinggi dari pulau Jawa sebesar Rp 408,8 triliun.

"Tujuan investasi yang masuk baik dalam maupun luar negeri bukan hanya jadikan Jawa satu-satunya alternatif. Tapi sudah mulai merata dengan luar Jawa," ucap Bahlil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Apa Itu Impor: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya

Mengenal Apa Itu Impor: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya

Earn Smart
Cara Mengambil Uang di ATM BCA dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Cara Mengambil Uang di ATM BCA dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Spend Smart
Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

Whats New
Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

Whats New
Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Rilis
Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Whats New
Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Whats New
Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Whats New
Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Whats New
Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Whats New
Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Whats New
Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Whats New
Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Whats New
BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

Whats New
PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.