Pemberlakuan PPKM, Penumpang Bus di Empat Terminal Ini Mengalami Penurunan

Kompas.com - 27/01/2021, 14:48 WIB
Suasana Terminal Pondok Cabe di Jalan Kemiri, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (27/8/2019). KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiSuasana Terminal Pondok Cabe di Jalan Kemiri, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (27/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mencatat terjadinya penurunan jumlah penumpang di terminal bus Antar Kota dan Antar Provinsi (AKAP) yang dikelolanya semenjak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlangsung mulai 11 sampai 25 Januari 2021.

Keempat terminal yang dikelola BPTJ, yakni Terminal Jatijajar Kota Depok, Terminal Baranangsiang Kota Bogor, Terminal Poris Plawad Kota Tangerang dan Terminal Pondok Cabe Kota Tangerang Selatan.

Kepala BPTJ, Polana B. Pramesti mengatakan, sebenarnya yang dilakukan selama masa PPKM tidak banyak berbeda dibandingkan dengan apa yang diterapkan pada saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Dari sisi transportasi kita masih mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor41 Tahun 2020 Tentang Pengendalian Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 dan tentunya Surat Edaran yang dikeluarkan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 ,” ujar Polana dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/1/2021).

Baca juga: Pengusaha: Perpanjangan PPKM Bakal Perbanyak PHK dan Restoran Tutup

Sebagai regulator bidang transportasi, Polana menambahkan, langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19 sudah dilakukan mengacu pada aturan-aturan tersebut.

“Berdasar surat edaran yang dikeluarkan kita lebih banyak menjalankan fungsi pengawasan, termasuk dengan memperketat pengawasan pada terminal-terminal yang berada di bawah pengelolaan kita,” kata Polana.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Antisipasi yang dilakukan menurut Polana merupakan bentuk tanggung jawab pada sektor transportasi termasuk dalam menegakkan dan menjaga protokol kesehatan.

“Upaya kita lakukan semaksimal mungkin yang tentunya berkoordinasi dengan satgas covid masing-masing daerah setempat,” ucap dia.

Di sisi lain, Polana juga mengapresiasi masyarakat yang sampai dengan saat ini tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan dan bijak dalam mobilitasnya.

“Penurunan ini mudah- mudahan merupakan salah satu bentuk sikap yang bijak dan bertanggung jawab dari masyarakat dengan mengatur perjalanannya,” kata Polana.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.