Sri Mulyani: Pemerintah Gelontorkan Rp 633 Miliar untuk Bayar Vaksin Sinovac

Kompas.com - 27/01/2021, 16:45 WIB
Ilustrasi vaksin virus corona, vaksin Covid-19 SHUTTERSTOCK/PALSANDIlustrasi vaksin virus corona, vaksin Covid-19

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pada tahun 2020 pemerintah telah menggelontorkan anggaran Rp 633,8 miliar untuk membayar vaksin Covid-19 dari Sinovac.

Pembayaran tersebut untuk tiga juta dosis vaksin yang masuk ke RI pada akhir tahun lalu dan awal tahun ini.

Vaksin tersebut pun sudah didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia. Proses vaksinasi juga telah dimulai pada 13 Januari 2021 lalu.

Baca juga: Sri Mulyani Cukai Rokok 2020 Naik Cukup Tinggi, Peredaran Rokok Ilegal Meningkat

"Untuk vaksinasi, tahun 2020 kemarin kita sudah anggarkan untuk 3 juta vaksin Sinovac Rp 633 miliar dan sudah dibayarkan Desember lalu," ujar Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (27/1/2021).

Secara keseluruhan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan dan pelaksanaan vaksinasi sebesar Rp 73 triliun.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk pengadaan vaksin sebesar Rp 64 triliun dan Rp 9,1 triliun untuk menjalankan program vaksinasi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini estimasi yang harus kita penuhi," jelas Sri Mulyani.

Baca juga: Freeport Catat Penjualan Emas Anjlok, namun Tembaga Tumbuh 20,54 Persen

Untuk memenuhi anggaran tersebut, salah satu sumber dananya berasal dari sisa anggaran tahun 2020 lalu.

Selain itu juga dari realokasi dan refocusing anggaran setiap kementerian/lembaga di tahun ini.

"Ini harus kita penuhi. Dari pencadangan 2020 kita miliki sekitar Rp 50 triliun dan sebagian dari realokasi dan refocusing," ujar Sri Mulyani.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X