Antisipasi Pasokan Batu Bara Terganggu akibat Bencana, Ini yang Dilakukan PLN

Kompas.com - 27/01/2021, 17:08 WIB
Ilustrasi pembangkit listrik KOMPAS.com/Sakina Rakhma Diah SIlustrasi pembangkit listrik

JAKARTA, KOMPAS.com - Imbas dari bencana alam yang terjadi di berbagai daerah produksi batu bara, diproyeksi berdampak terhadap pasokan bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) milik PT PLN (Persero).

Merespons hal tersebut, PLN tengah menyiapkan berbagai langkah mitigasi guna mencegah terjadinya kemungkinan pasokan batu bara yang terkendala akibat cuaca dan bencana alam banjir yang masih terus terjadi.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN Agung Murdifi mengatakan, perseroan terus berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah dan seluruh pemasok batu bara.

Baca juga: Joe Biden Akan Ganti Armada Kendaraan Pemerintah AS dengan Mobil Listrik

“Untuk mengantisipasi pasokan batu bara akibat adanya bencana alam banjir yang masih terus terjadi, PLN secara intensif melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah dan seluruh pemasok batubara ,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (27/1/2021).

Agung yakin bahwa langkah koordinasi yang dilakukan didukung oleh semua pihak.

Dukungan tersebut diklaim akan mampu berdampak pada kelangsungan dan keandalan pasokan listrik bagi seluruh masyarakat.

"Kami  optimis dan percaya semua pihak akan mendukung upaya PLN dalam menjamin kelangsungan dan keandalan pasokan listrik untuk memastikan kepentingan nasional dan kepentingan seluruh bangsa Indonesia,” ucapnya.

Baca juga: PLN Lakukan Bauran Bahan Bakar di 32 PLTU



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X