Kompas.com - 27/01/2021, 18:15 WIB
Logo OJK KOMPAS.com/BAMBANG P. JATMIKOLogo OJK

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akhirnya mengeluarkan izin atas Bank Syariah Indonesia (BSI), yang merupakan entitas baru hasil penggabungan (merger) tiga bank syariah BUMN.

Adapun izin dari OJK ini sudah ditunggu-tunggu oleh ketiga bank, termasuk Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Hery Gunardi.

Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK, Anto Prabowo mengatakan, izin tersebut dikeluarkan melalui surat Nomor: SR-3/PB.1/2021. Isi surat tersebut perihal Pemberian Izin Penggabungan PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah ke dalam PT Bank BRIsyariah Tbk.

Baca juga: Bank Syariah Indonesia Disebut Bakal Masuk Daftar Top 10 Global Islamic Bank

Surat pun berisi Izin Perubahan Nama dengan Menggunakan Izin Usaha PT Bank BRIsyariah Tbk Menjadi Izin Usaha atas nama PT Bank Syariah Indonesia Tbk sebagai Bank Hasil Penggabungan.

"Mengenai izin Bank Syariah Indonesia, pada Rabu ini 27 Januari 2021, OJK sudah mengeluarkan surat dengan Nomor : SR-3/PB.1/2021," kata Anto kepada awak media, Rabu (27/1/2021).

Karena izin merger sudah dikantongi, BSI bakal mengurus perubahan anggaran dasar di Kementerian Hukum dan HAM. Begitupun mengubah pencatatan saham di BEI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Selanjutnya Bank Syariah Indonesia akan melakukan pengurusan perubahan anggaran dasar di Kemenkumham dan perubahan/pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia," sebut Anto.

Sebelumnya, Ketua Project Management Office (PMO) Bank Syariah BUMN Hery Gunardi menyebut ada beberapa tahapan yang bakal dilalui BSI sebelum legal merger pada tanggal 1 Februari mendatang.

Pria yang didapuk jadi Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) ini juga masih menunggu pengesahan nama dan logo baru dari Kementerian Hukum dan HAM.

Adapun proses lainnya sudah berjalan dengan baik hingga legal merger terlaksana. Dia berharap jadwal legal merger ini tidak meleset dari target yang ditetapkan.

"Mohon doa semoga tanggal 1 (Februari) kita bisa legal merger dan bisa declare lahir sebuah bank syariah yang besar di Indonesia," ungkap Hery.

Baca juga: OJK Usul Spin Off Bank Syariah Tak Wajib Dilakukan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.