Luhut: Kita Bawa Danau Toba ke Panggung Wisata Dunia

Kompas.com - 28/01/2021, 15:28 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengajak Menteri Luar Negeri China Wang Yi melihat pemandangan alam di Tanah Toba, Sumatera Utara, Rabu (13/1/2021). Dokumentasi Facebook Resmi Luhut Binsar PandjaitanMenko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengajak Menteri Luar Negeri China Wang Yi melihat pemandangan alam di Tanah Toba, Sumatera Utara, Rabu (13/1/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan ingin Danau Toba masuk panggung pariwisata dunia.

Oleh karena itu ia menyambut baik inisiatif Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengembangkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di Danau Toba dan melibatkan Institut Teknologi Del yang didirikan oleh Luhut.

"Kerja sama dengan Institut Teknologi Del dan pengembangan pariwisata berbasis digital adalah hal yang sangat tepat saat ini. Kita bawa Danau Toba ke panggung wisata dunia yang tanpa batas," ujarnya melalui tayangan virtual, Kamis (28/1/2021).

Lebih lanjut Luhut mengatakan, pelatihan SDM akan membuat masyarakat lebih aktif berkontribusi dalam membangun Danau Toba menjadi destinasi pariwisata super prioritas.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, seluruh program dan anggaran yang disiapkan pemerintah tidak akan berjalan baik jika tidak ada kolaborasi dengan para stakeholders, khususnya dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI) serta dunia akademik pada saat implementasinya.

Baca juga: Wamen BUMN: Lembaga Pengelola Investasi Akan Beroperasi Penuh Akhir Februari 2021

Ida menambahkan, DUDI sebagai penyerap tenaga kerja memiliki peran besar dalam menentukan kompetensi yang dibutuhkan saat ini dan di masa mendatang agar proses link and match antara pendidikan dan dunia kerja bisa tercipta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara ilmu pengetahuan dan riset dari dunia akademik juga menjadi penting untuk meningkatkan efektivitas dan efesiensi dalam peningkatan kompetensi SDM.

"Oleh karena itu, salah satu bentuk sinergi dan kolaborasi yang dilakukan adalah seperti yang kita saksikan pada hari ini yaitu Penandatanganan Kesepahaman Bersama antara BBPLK Medan dengan Institut Teknologi Del. Dan juga penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama antara Ditjen Binapenta dengan PT Toba Tenun Sejahtera," kata dia.

Menurut Ida, kerja sama antara BBPLK Medan dan Institut Teknologi Del dalam pengembangan pelatihan berbasis digital sangat bermanfaat di era revolusi industri 4.0. Hal ini sejalan dengan kebijakan pengembangan ekosistem digital dan transformasi BLK yang menjadi program unggulan Kemenaker pada tahun ini.

Baca juga: Tak Ikuti Tren Resesi, Vietnam Jadi Negara dengan Ekonomi Terbaik di 2020



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X