Setelah Meroket, Saham GameStop Anjlok 44 Persen, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 29/01/2021, 11:06 WIB
Ilustrasi New York Stock Exchange Thinkstockphotos.comIlustrasi New York Stock Exchange

NEW YORK, KOMPAS.com - Harga saham perusahaan ritel game raksasa, GameStop (GME) anjlok pada penutupan sesi perdagangan Kamis (28/1/2021) waktu setempat (Jumat pagi WIB), setelah sebelumnya sempat meroket dan menyentuh rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Dikutip dari CNN, Jumat (29/1/2021), harga saham GameStop ditutup melemah 44,1 persen ke level 152,77 dollar AS. Padahal, beberapa jam sebelumnya GME sempat menguat sekitar 40 persen.

Pada sesi perdagangan Kamis, perdagangan saham GameStop sempat dihentikan beberapa kali, menyusul penurunan harga yang mencapai 60 persen.

Baca juga: Beberapa Saham Auto Reject Bawah tetapi Tidak Disuspensi, Begini Penjelasan BEI

Padahal, pada sesi pra-perdagangan, GME mengalami penguatan, hingga menyentuh level 500 dollar AS.

Namun, keputusan sejumlah platform trading di Amerika Serikat, seperti Interactive Brokers dan Robinhood untuk menahan perdagangan GME memicu anjloknya harga saham perusahaan game itu.

“Kami terus memantau perkembangan di pasar saham dan melakukan sejumlah perubahan yang diperlukan. Melihat pergerakan pasar yang sulit ditebak, kami memutuskan untuk membatasi perdagangan sejumlah sekuritas kecuali posisi tutup," ujar keterangan pers Robinhood.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meskipun ditutup melemah, harga saham GameStop masih menguat hampir 950 persen sejak awal tahun ini. Pada akhir 2020, GME berada di level 20 dollar AS.

Menurut sejumlah laporan, harga saham GME sendiri melonjak setelah seorang penanam modal ventura kenamaan dari Social Capital, Chamath Palihapitiya mengklaim telah membeli saham Gamestop dalam jumlah yang sangat besar.

Hal ini sejatinya memicu para pembeli saham pribadi di Twitter, dan juga sub-forum Reddit, berbondong-bondong membeli saham GME karena adanya sentimen positif dan prediksi bahwa harga akan terus naik.

Belum lagi postingan Twitter pendiri Tesla, Elon Musk yang melontarkan kata "Gamestonk!!" sembari memberikan tautan ke sub-forum Reddit yang membahas seputar jual-beli saham NYSE.

Baca juga: Saham GameStop Naik Drastis dan Catat Rekor Baru, Apa Pemicunya?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.