Bidik Perusahaan Kelas Dunia, Ini Strategi Pupuk Indonesia di 2021

Kompas.com - 30/01/2021, 20:18 WIB
Pupuk Indonesia DOKUMENTASI PUPUK INDONESIAPupuk Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) menetapkan lima inisiatif strategis dalam rangka transformasi perusahaan di 2021.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman mengatakan, inisiatif itu sejalan dengan arahan visi-misi BUMN.

Termasuk untuk mencapai visi menjadi perusahaan nasional berkelas dunia dalam bidang nutrisi tanaman dan solusi pertanian berkelanjutan.

Dalam RUPS RKAP 2021 dengan Kementerian BUMN pada Jumat (29/1/2021), ditetapkan lima inisiatif tersebut yakni Customer Centric Model, R&D and Innovation Driven, Excellence in Operation and Supply Chain, Feedstock Security and Optimization serta Sustainability and Circular Economy.

Baca juga: Wamen BUMN: Garuda, Waskita, dan Perumnas Harus Direstrukturisasi Secara Fundamental

“Menghadapi dinamika usaha ke depan, Pupuk Indonesia bertekad menjadi perusahaan yang lebih fokus lagi terhadap pelanggan. Sejumlah program juga telah kita inisiasi untuk bisa lebih merangkul dan meningkatkan loyalitas konsumen, dalam hal ini para petani dan pelaku dunia pertanian," kata Bakir dalam keterangan resminya, Sabtu (30/1/2021).

Sejumlah program pun telah dimulai sejak tahun 2020, diantaranya pengembangan Program Agro Solution dan Customer Centric Model. Tujuannya memperkenalkan produk-produk retail Pupuk Indonesia kepada petani.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Investasi Pupuk Indonesia Eko Taufik Wibowo menyebutkan, tahun ini perusahaan bakal meningkatkan pendapatan dari sektor komersil, dan meningkatkan efisiensi dengan menekan biaya-biaya dan optimalisasi operasional pabrik.

Perseroan juga akan menjalankan proyek-proyek pengembangan seperti pabrik NPK-PIM, pabrik katalis Merah Putih, persiapan pembangunan Pusri 3B, serta studi untuk pengembangan proyek pabrik pupuk dan methanol di Bintuni.

“Kami juga berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap II pada kuartal 1 tahun 2021," kata Eko.

Ia menambahkan, perseroan menunjukkan kinerja positif pada 2020 tercermin dari meningkatnya pendapatan, sejalan dengan naiknya total penjualan dan produksi.

“Pendapatan perusahaan mencapai target, sedangkan total penjualan mencapai 117 persen dari target, dan total produksi juga mencapai 118 persen dari target," kata dia.

Baca juga: Kementan Pastikan Stok dan Distribusi Pupuk Bersubsidi Lancar



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X