Aturan Terbaru KAI: Sudah Pakai GeNose, Tak Perlu Lagi Tes PCR/Antigen

Kompas.com - 31/01/2021, 13:25 WIB
Pemudik dari Yogyakarta mulai berdatangan kembali ke Jakarta menggunakan Kereta Api Fajar Utama di Stasiun Senen, Sabtu (2/8/2014). Dinas Perhubungan memprediksi arus balik Lebaran 2014 akan mencapai puncaknya pada hari Sabtu (2/8) atau Minggu (3/8), menyusul dimulainya aktivitas kerja pada Senin (4/8).  Genose TRIBUNNEWS/DANY PERMANAPemudik dari Yogyakarta mulai berdatangan kembali ke Jakarta menggunakan Kereta Api Fajar Utama di Stasiun Senen, Sabtu (2/8/2014). Dinas Perhubungan memprediksi arus balik Lebaran 2014 akan mencapai puncaknya pada hari Sabtu (2/8) atau Minggu (3/8), menyusul dimulainya aktivitas kerja pada Senin (4/8). Genose

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menghadirkan layanan GeNose Test di stasiun untuk screening Covid-19 pada pelanggan KA jarak jauh (kereta jarak jauh) mulai 5 Februari di Stasiun Pasar Senen dan Yogyakarta.

GeNose C19 atau GeNose adalah alat screening Covid-19 inovasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang memiliki keunggulan yaitu murah, cepat, dan akurat.

“Dengan GeNose C19, calon penumpang akan lebih dimudahkan karena harganya yang terjangkau, serta memiliki akurasi sebesar 93-95 persen,” ujar EVP Corporate Secretary KAI Dadan Rudiansyah dalam keterangannya, Minggu (31/1/2021).

Dadan menambahkan, keunggulan produk GeNose C19 dibandingkan dengan rapid test antigen dan swab test/PCR yaitu cepat diketahui hasilnya, hanya memerlukan waktu selama kurang lebih 3 menit.

Baca juga: Erick Thohir Berhentikan Dua Direksi PT KAI

GeNose C19 adalah alat yang meniru cara kerja hidung manusia dengan memanfaatkan sistem penginderaan (larik sensor gas) dan kecerdasan buatan (arificial intelligence) dalam membedakan pola senyawa yang dideteksi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

GeNose C19 melakukan screening melalui embusan nafas pasien Covid-19 dan merupakan perangkat GeNose yang dikombinasikan dengan software artificial intelligence yang terlatih untuk membedakan sampel nafas yang diduga positif Covid-19 atau negatif Covid-19.

“Alat GeNose C19 sendiri telah mendapat izin edar dari Kementerian Kesehatan Nomor Kemenkes RI AKD 20401022883 serta ditetapkan sebagai syarat kesehatan bagi individu yang melakukan perjalanan melalui Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 5 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 11 Tahun 2021,” ujar Dadan.

Penyediaan layanan GeNose Test di stasiun merupakan bentuk peningkatan pelayanan kepada pelanggan serta wujud komitmen KAI untuk mendukung program pemerintah dalam menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ketat pada moda transportasi umum.

Baca juga: KAI Akan Pasang GeNose C19 di Stasiun Kereta Api

Selain itu, penggunaan produk dalam negeri yang merupakan karya anak bangsa ini juga merupakan dukungan KAI pada kampanye Bangga Buatan Indonesia yang sedang digalakan pemerintah pada masa Pandemi Covid-19.

“KAI mendukung penuh penggunaan GeNose Test di layanan kereta api. Tujuannya untuk menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan sehat sampai di tujuan,” tutup Dadan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X