Tekan Angka Pengangguran, Kemenaker akan Perbanyak Program Padat Karya

Kompas.com - 01/02/2021, 15:24 WIB
Ilustrasi pengangguran shutterstock.comIlustrasi pengangguran

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, untuk menekan angka pengangguran, pemerintah telah berupaya menggencarkan berbagai macam program.

Mulai dari bantuan subsidi upah atau gaji (BSU), relaksasi iuran BPJS Ketenagakerjaan, hingga program padat karya.

Untuk program padat karya, lanjut Ida, hingga kini masih berlanjut.

Baca juga: Indef Prediksi Pengangguran Bertambah 1,1 Juta Orang akibat Pandemi pada 2021

"Terhadap mereka yang pendapatannya berkurang atau hilang, pemerintah memberikan subsidi upah. Kami juga memberikan relaksasi iuran BPJS Ketenagakerjaan," kata Ida di jakarta, Senin (1/2/2021).

"Kemudian memperbanyak program padat karya, baik itu di Kementerian Ketenagakerjaan mau pun di kementerian dan lembaga yang lain," sambung Ida.

Sementara, untuk program-program di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) yang regular, tetap diarahkan untuk membantu para pekerja yang alami pemutusan hubungan kerja (PHK) atau dirumahkan.

"Program-program itu akan terus jalan, sampai kondisinya normal," ucap ida.

Pada tahun 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah pengangguran periode Agustus 2020 mengalami peningkatan sebanyak 2,67 juta orang.

Baca juga: Kaleidoskop 2020: Ikhtiar Pemerintah Atasi Lonjakan PHK dan Pengangguran

Dengan demikian, jumlah angkatan kerja di Indonesia yang menganggur menjadi sebesar 9,77 juta orang.

Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan pandemi virus corona (Covid-19) membuat tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia mengalami kenaikan dari 5,23 persen menjadi 7,07 persen.

Suhariyanto menjelaskan, jika dilihat berdasarkan lokasi, jumlah pengangguran di kota mengalami peningkatan lebih tinggi dibandingkan di desa.

Di kota, tingkat pengangguran meningkat 2,69 persen sementara di desa hanya 0,79 persen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X