Bank Syariah Indonesia Resmi Beroperasi, Begini Bentuk Logo dan Maknanya

Kompas.com - 01/02/2021, 15:43 WIB
Logo PT Bank Syariah Indonesia Tbk Dok. Bank Syariah IndonesiaLogo PT Bank Syariah Indonesia Tbk
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk Hery Gunardi menjelaskan logo Bank Syariah Indonesia.

Hery menyebut, logo tersebut bertuliskan BSI dengan bintang berwarna kuning di ujung atas sebelah kanannya. Di samping tulisan BSI tersemat kata Bank Syariah Indonesia.

Adapun bintang berwarna kuning memiliki 5 sudut. Kata Hery, 5 sudut pada bintang itu merepresentasikan 5 sila pancasila dan 5 rukun Islam.

"BSI jadi representasi Indonesia baik di tingkat nasional maupun di tingkat global. Logo BSI memiliki bintang bersudut 5, ini merepresentasikan 5 sila pancasila dan 5 rukun Islam," kata Hery dalam launching Bank Syariah Indonesia secara virtual, Senin (1/2/2021).

Baca juga: OJK: Lahirnya Bank Syariah Indonesia Sudah Lama Ditunggu Masyarakat

Lebih lanjut dia menuturkan, proses merger BSI membutuhkan waktu 11 bulan sejak Maret 2020.

Ada beberapa proses yang harus dilalui, mulai dari due diligence, penandatanganan akta penggabungan, penyampaian keterbukaan informasi, dan perolehan izin dari OJK.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perolehan izin dari OJK dikeluarkan melalui surat Nomor: SR-3/PB.1/2021. Isi surat tersebut perihal Pemberian Izin Penggabungan PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah ke dalam PT Bank BRIsyariah Tbk.

Surat pun berisi Izin Perubahan Nama dengan Menggunakan Izin Usaha PT Bank BRIsyariah Tbk Menjadi Izin Usaha atas nama PT Bank Syariah Indonesia Tbk sebagai Bank Hasil Penggabungan.

"Alhamdulillah telah berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan," ucap Hery.

Baca juga: Bank Syariah BUMN Resmi Merger, Saham BRIS Melejit

Hery ingin BSI menjadi bank modern dengan tetap menjunjung tinggi prinsip syariah, menjadi bank yang dipilih nasabah karena memiliki produk yang kompetitif dan prima sesuai kebutuhan nasabah.

Untuk itu pihaknya bakal fokus menumbuhkan segmen UMKM dalam ekosistem yang terintegrasi melayani segmen ritel dan konsumer, serta mengembangkan segmen wholesale dengan produk yang inovatif, termasuk pengembangan bisnis global, seperti global sukuk.

"BSI akan menjalankan sesuai prinsip maqasith syariah. Selain menjalankan fungsi intermediari dan menyalurkan pajak, BSI memiliki konsep yang dapat dioptimalkan untuk melakukan pemerataan ekonomi masyarakat melalui zakat, infaq, sedekah, dan wakaf," pungkasnya.

Baca juga: Bank Syariah Indonesia Mulai Beroperasi Hari Ini

Sebagai informasi, BSI telah melangsungkan legal merger hari ini, Senin (1/2/2021). Dengan begitu, BSI menjadi nama baru dari BRI Syariah sebagai bank yang menerima penggabungan (survivor entity).

BSI memiliki aset mencapai Rp 240 triliun dengan modal inti lebih dari Rp 22,6 triliun. Jumlah aset dan modal inti tersebut menempatkan perseroan dalam daftar 7 besar bank terbesar di Indonesia dari sisi aset.

Hingga kini, pembiayaannya mencapai Rp 157 triliun dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp 157 triliun. BSI pun akan menjadi TOP 10 bank syariah terbesar di dunia dari sisi kapitalisasi pasar dalam 5 tahun ke depan.

Baca juga: Resmi Melantai di BEI Hari Ini, Saham BANK Melesat 35 Persen



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X