BPS Catat Indeks Harga Perdagangan Besar Naik 0,56 Persen pada Januari 2021

Kompas.com - 01/02/2021, 16:45 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto ketika memberi paparan kinerja ekspor impor di Jakarta, Jumat (15/11/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAKepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto ketika memberi paparan kinerja ekspor impor di Jakarta, Jumat (15/11/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) naik sebesar 0,56 persen (month to month/mtm) pada Januari 2021.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada sektor pertambangan dan penggalian sebesar 1,50 persen.

"Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Januari 2021 antara lain cabai rawit, kacang kedelai, wortel, kubis/kol, kelapa sawit, pupuk urea, dan besi beton," kata Suhariyanto dalam konferensi video, Senin (1/2/2021).

Baca juga: Anjlok 75 Persen, Kunjungan Wisman Hanya 4,02 Juta Sepanjang 2020

Pria yang akrab disapa Kecuk ini menuturkan, perubahan IHPB pada tahun kalender 2021 adalah sebesar 0,56 persen.

Sementara itu, perubahan IHPB dari tahun ke tahun mencapai sebesar 2,10 persen.

Lebih rinci, IHPB Bahan Bangunan/Konstruksi pada Januari 2021 naik sebesar 1,04 persen terhadap bulan sebelumnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hal ini disebabkan oleh kenaikan harga komoditas rangka atap baja, besi beton, atap dan sejenisnya, paku, mur, dan sejenisnya, dan besi konstruksi bangunan," pungkas Kecuk.

Baca juga: Proyek Sirkuit MotoGP Mandalika Banjir, Ini Penjelasan ITDC



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X