KILAS

Inclusive Closed Loop, Skema Alternatif untuk Tingkatkan Komoditas Pangan

Kompas.com - 01/02/2021, 18:06 WIB
Webinar bertajuk Covid-19 dan Percepatan Pemulihan Ekonomi 2021 yang diselenggarakan Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Indonesia (UI) pada Rabu (27/1/2021). DOK. Humas PT Sinar MasWebinar bertajuk Covid-19 dan Percepatan Pemulihan Ekonomi 2021 yang diselenggarakan Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Indonesia (UI) pada Rabu (27/1/2021).

“Sejak 2010, Kadin rutin menyelenggarakan Jakarta Food Security Summit (JFSS) dua tahun sekali. Terakhir pada November 2020, kami memberikan pendampingan bagi satu juta petani.Target terbaru dari Presiden Joko Widodo, yatu 2 juta petani pada 2023,” ungkapnya.

Selain itu, meningkatnya jumlah kemiskinan akibat pandemi Covid-19, kata Franky, menjadi acuan bagi Kadin untuk menyelenggarakan Public Private Partnership (PPP) bersama pemerintah.

Baca juga: Sinar Mas Tawarkan 3 Program Beasiswa

“Sudah mempelajari modul pengentasan kemiskinan yang didasarkan pada Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan. Indonesia memiliki kesamaan demografi dengan tiga negara tersebut,” paparnya.

Berbekal pembelajaran modul ini, Kadin akan membuat pusat pelatihan di Jakarta dan sekitarnya, dengan menghadirkan para pelatih dari tiga negara yang disebut.

Untuk itu, ia berharap para gubernur dan bupati dapat menugaskan tenaga penyuluh guna mempelajari modul tersebut. Hal ini berguna agar masing-masing daerah dapat merancang program pelatihan yang sesuai.

“Modul yang dirasa cocok, penerapannya dilakukan bekerja sama dengan perusahaan di sana. Caranya lewat implementasi program dalam radius tiga kilometer (km) dari wilayah operasi,” kata Franky.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Perangi Covid-19 dengan Protokol Kesehatan, Sinar Mas Bentuk Satgas Tersendiri

Menurutnya, perusahaan yang terlibat perlu mendedikasikan hingga dua persen dari keuntungan mereka untuk mendukung program tersebut.

“Sementara itu, pemerintah memberikan relaksasi melalui insentif perpajakan bagi perusahaan tersebut, yang penempatannya diaudit secara terbuka,” sambungnya.

Perekonomian Indonesia bisa peringkat ke-7 dunia

Sebagai informasi, Riset International Monetary Fund dan McKinsey and PricewaterhouseCoopers (PwC) menyebutkan bahwa perekonomian Indonesia bisa saja menduduki peringkat ke-7 dunia pada 2030 mendatang.

Franky menyatakan bahwa riset bukanlah mengada-ada. Ia mencontohkan keberhasilan Public Private Partnership (PPP) sektor agribisnis yang mampu membina satu juta petani pada 2020.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.