Indeks Manufaktur Terus Melonjak, Menperin: Rebound Ekonomi RI Semakin Cepat

Kompas.com - 01/02/2021, 21:35 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ketika melakukan rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Kamis (27/8/2020). Dokumentasi Humas Kementerian PerindustrianMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ketika melakukan rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Kamis (27/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Industri pengolahan nonmigas di Tanah Air masih menunjukkan geliatnya yang positif pada awal tahun 2021.

Hal ini tercermin dari capaian purchasing managers Index (PMI) manufaktur Indonesia pada bulan Januari 2021 yang berada di level 52,2 atau lebih tinggi dari periode sebelumnya sebesar 51,3.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, selama empat bulan terakhir, PMI manufaktur Indonesia terus melonjak.

Baca juga: Jumlah Tenaga Kerja Sektor Manufaktur Turun Tajam akibat Pandemi

"Di tengah masa-masa sulit ini, kenaikan selama empat bulan berturut-turut ini, menunjukkan bahwa rebound-nya ekonomi Indonesia akan semakin cepat," kata Agus melalui keterangan tertulis, Senin (1/2/2021).

Menurut Agus, kenaikan kinerja manufaktur Indonesia merupakan pencapaian rekor.

Selain itu, peningkatan PMI manufaktur Indonesia pada Januari 2021 merupakan yang paling cepat selama 6,5 tahun dan yang paling besar sejak survei dimulai pada April 2011.

"Secara pribadi, saya sangat berterima kasih kepada para pelaku industri yang tetap optimis di masa sulit ini. Kami akan semaksimal mungkin menjaga tren positif ini," kata Agus.

Sementara itu, Direktur Ekonomi di IHS Markit Andrew Harker menyatakan bahwa sektor manufaktur Indonesia masih dalam jalur pemulihan pada awal tahun 2021, dengan pertumbuhan output di antara yang terbaik dalam survei selama satu dekade ini.

Baca juga: Industri Manufaktur RI Mulai Bangkit dan Tumbuh Tertinggi Selama Pandemi

"Tren ini memberikan dorongan kepercayaan lebih yang paling tinggi dalam empat tahun terakhir," ujar Harker.

Kenaikan PMI manufaktur Indonesia pada Januari 2021 melampaui capaian PMI manufaktur Vietnam (51,3), kemudian Thailand (49,0), dan Malaysia (48,9).

Sementara itu, PMI manufaktur ASEAN pada awal tahun ini berada di level 51,4.

Bahkan, dari hasil surveinya menunjukkan, China mengalami penurunan kinerja manufaktur dari level 53 pada bulan sebelumnya ke titik 51,5.

Kinerja gemilang dari sektor industri manufaktur Indonesia ini juga tampak pada kontribusinya paling besar terhadap nilai ekspor nasional.

Baca juga: Jika Vaksinasi Covid-19 Lancar, Industri Manufaktur Diproyeksi Tumbuh 3,95 Persen di 2021

Pada periode Januari-Desember 2020, industri pengolahan mampu mencatatkan nilai ekspor sebesar 131,13 miliar dollar AS atau naik 2,95 persen, dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

"Dengan capaian nilai 131,13 miliar dollar AS tersebut, sektor industri menyumbang dominan hingga 80,30 persen dari total nilai ekspor nasional yang mencapai 163,30 miliar dollar AS pada tahun 2020," sebut Agus.

Kinerja positif ini membuat neraca perdagangan sektor manufaktur sepanjang tahun 2020 menjadi surplus 14,17 miliar dollar AS.

"Ini pun mengindikasikan bahwa kinerja sektor industri yang semakin membaik dan para pelaku industri di tanah air masih agresif untuk menembus pasar ekspor," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.