Siapa Bilang Penjualan Mobil Listrik Jadi Satu-satunya Sumber Pendapatan Tesla?

Kompas.com - 02/02/2021, 13:50 WIB
First Impression Tesla Model 3 KOMPAS.com/DIO DANANJAYAFirst Impression Tesla Model 3
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Produsen mobil listrik, Tesla, mencatatkan keuntungan sepanjang tahun 2020, setelah tahun sebelumnya sempat merugi.

Dilansir dari Wall Street Journal, pada tahun lalu Tesla meraup keuntungan sebesar 721 juta dollar AS atau setara Rp 10,09 triliun (asumsi kurs Rp 14.000 per dollar AS).

Keuntungan tersebut sejalan dengan meningkatnya pendapatan penjualan mobil listrik, dari 24,6 miliar dollar AS pada 2019 menjadi 31,5 miliar dollar AS stau setara Rp 441 triliun.

Namun, ternyata penjualan mobil listrik bukan hanya menjadi satu-satunya sumber pendapatan utama perusahaan temuan Elon Musk itu.

Baca juga: Investasi Reksadana Anda Jeblok? Ini Penyebabnya

Pada tahun lalu, Tesla mendapatkan 1,6 miliar dollar AS atau setara Rp 22,4 triliun dari kebijakan kredit karbon yang diterapkan 11 negara bagian Amerika Serikat.

Kredit karbon merupakan kebijakan yang mewajibkan produsen mobil memproduksi mobil untuk menekan produksi emisi karbon dalam jumlah tertentu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apabila hal itu tidak dilakukan, produsen mobil dapat membeli sertifikat kredit karbon dari produsen mobil listrik, seperti Tesla.

“Tesla kehilangan uangnya dari penjualan mobil. Mereka menghasilkan uang dari menjual kredit karbon, dan kredit mulai hilang,” ujar Analis GLJ Research Gordon Johnson, dilansir dari CNN, Selasa (2/2/2021).

Meskipun demikian, Chief Financial Officer Tesla Zachary Kirkhorn mengatakan, pihaknya tidak dapat bergantung pada kredit karbon yang pergerakannya tidak stabil setiap tahunnya.

“Kredit karbon merupakan area yang sangat sulit kami prediksi,” ucapnya.

Baca juga: Saham BRIS Sempat Anjlok 6 Persen Pasca-Merger, Ada Apa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dewan Pengurus Kadin Indonesia Resmi Dilantik, Ini Susunannya

Dewan Pengurus Kadin Indonesia Resmi Dilantik, Ini Susunannya

Whats New
Aturan Terbaru PPKM Naik Pesawat Wajib PCR, Kapan Mulai Berlaku?

Aturan Terbaru PPKM Naik Pesawat Wajib PCR, Kapan Mulai Berlaku?

Whats New
Program Kemitraan dan Digitalisasi Pacu Produktivitas Industri Olahan Susu

Program Kemitraan dan Digitalisasi Pacu Produktivitas Industri Olahan Susu

Rilis
Fakta Seputar Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta untuk Penumpang dari Luar Negeri

Fakta Seputar Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta untuk Penumpang dari Luar Negeri

Whats New
Pemerintah Diminta Buka 'Call Center' Khusus Aduan Pinjol Ilegal

Pemerintah Diminta Buka "Call Center" Khusus Aduan Pinjol Ilegal

Whats New
Garuda Dikabarkan Bakal Pailit, Manajemen Buka Suara

Garuda Dikabarkan Bakal Pailit, Manajemen Buka Suara

Whats New
Ingat, Setelah 30 November 2021 Kartu Debit Magnetik BCA Tak Bisa Digunakan

Ingat, Setelah 30 November 2021 Kartu Debit Magnetik BCA Tak Bisa Digunakan

Whats New
Ini Kriteria Frozen Food yang Wajib Punya Izin Edar BPOM

Ini Kriteria Frozen Food yang Wajib Punya Izin Edar BPOM

Whats New
Kemenkop UKM dan Polri Koordinasi Terkait Perizinan Makanan Beku oleh Pebisnis Rumahan

Kemenkop UKM dan Polri Koordinasi Terkait Perizinan Makanan Beku oleh Pebisnis Rumahan

Whats New
Resah Ada Eksportir Nakal, Petani Sarang Walet Minta Pemerintah Tegas

Resah Ada Eksportir Nakal, Petani Sarang Walet Minta Pemerintah Tegas

Whats New
Nasabah Tak Bayar Utang Bisa Hentikan Kemampuan Finansial Pinjol Ilegal

Nasabah Tak Bayar Utang Bisa Hentikan Kemampuan Finansial Pinjol Ilegal

Whats New
Soal Izin Edar 'Frozen Food', Asosiasi UMKM Soroti Koordinasi Pemerintah dengan Kepolisian

Soal Izin Edar "Frozen Food", Asosiasi UMKM Soroti Koordinasi Pemerintah dengan Kepolisian

Whats New
Krisis Energi, Satu Lagi Perusahaan Pengecer Listrik Singapura Tumbang

Krisis Energi, Satu Lagi Perusahaan Pengecer Listrik Singapura Tumbang

Whats New
SKD CPNS 2021 di Luar Negeri Digelar 26-28 Oktober, Ini Syaratnya

SKD CPNS 2021 di Luar Negeri Digelar 26-28 Oktober, Ini Syaratnya

Whats New
Dukung Pemulihan Ekonomi, BI Perpanjang DP 0 Persen Kendaraan dan Properti

Dukung Pemulihan Ekonomi, BI Perpanjang DP 0 Persen Kendaraan dan Properti

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.