Kompas.com - 03/02/2021, 19:04 WIB
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menggelar rapat koordinasi internal bersama KKP dan Pemerintah Provinsi Bali di Jakarta, Rabu (6/1/2021). Dokumentasi Humas Kemenko MarvesMenteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menggelar rapat koordinasi internal bersama KKP dan Pemerintah Provinsi Bali di Jakarta, Rabu (6/1/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, kesepakatan Non-Disclosure Agreement (NDA) antara Pemerintah Indonesia dengan tim dari perusahaan otomotif listrik terbesar di Amerika Serikat (AS), Tesla telah ditandatangani.

Bahkan, kesepakatan ini terjadi tanpa harus bertemu fisik. Luhut pun menyatakan kerap berkomunikasi melalui saluran virtual.

"Kami sudah enam kali vidcall dan NDA sudah ditandatangani, saya pikir hari ini atau besok, kami akan terima proposal dari mereka," katanya melalui tayangan virtual, Rabu (3/2/2021).

Baca juga: Ketika Rencana Investasi Jokowi-Tesla Terganjal Larangan WNA Masuk Indonesia

Walaupun telah terjadi penandatanganan perjanjian rahasia dalam hal investasi atau NDA antar kedua pihak, namun Luhut masih enggan mengungkapkan isi dari perjanjian tersebut.

"Kita belum tahu seberapa besar, tetapi yang kami tahu dan sebenarnya kami tidak terlalu bisa men-disclose detail ke publik," kata dia.

Sebagai informasi, awalnya perwakilan tim Tesla yang diutus oleh CEO SpaceX Elon Musk untuk datang ke Indonesia direncanakan pada Januari tahun ini. Kemudian, dikabarkan lagi diundur pada Februari 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, Juru bicara Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi mengatakan bahwa tim Tesla masih menunggu pencabutan kebijakan dari pemerintah terkait larangan warga negara asing (WNA) yang masuk ke Indonesia.

"Bukan batal, tetapi masih menunggu restriksi pembatasan kunjungan orang asing dicabut," kata Jodi kepada Kompas.com.

Baca juga: Siapa Bilang Penjualan Mobil Listrik Jadi Satu-satunya Sumber Pendapatan Tesla?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.