Kiat Pengajuan KPR agar Freelancer Punya Rumah Idaman

Kompas.com - 04/02/2021, 12:53 WIB
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menggelar KPR BTN Anniversary Virtual Expo 2020 selama satu bulan mulai 14 Desember 2020 hingga 14 Januari 2021. Hilda B Alexander/Kompas.comPT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menggelar KPR BTN Anniversary Virtual Expo 2020 selama satu bulan mulai 14 Desember 2020 hingga 14 Januari 2021.

1. Lampirkan data klien atau pelangganmu dan bukti transaksi

Data-data klien yang telah menggunakan jasamu bisa dilampirkan untuk mendukung pengajuan KPR ke bank. Semakin banyak jumlah klien yang sudah dilayani, semakin besar pula jam terbang yang telah kamu lalui. Hal ini berguna untuk meningkatkan kepercayaan pihak bank dalam proses pengajuan KPR.

Selain itu, data penting yang bisa membuatmu diterima dalam pengajuan KPR adalah riwayat transaksi keuangan atau transfer upah yang telah diterima. Data ini dibutuhkan untuk mengetahui stabilitas keuanganmu.

Data ini bisa menjadi pengganti slip kerja dalam syarat pengajuan KPR. Jika kamu memiliki riwayat yang baik dan berkesinambungan, kemungkinan pengajuanmu diterima juga akan semakin besar.

Baca juga: Soal Aturan Pajak Pulsa dkk, Stafsus Sri Mulyani: Ketentuan Ini Tak Berpengaruh terhadap Harga

Sejalan dengan itu, kamu juga bisa menunjukkan riwayat tabunganmu. Hal ini bisa kamu lakukan sebagai bukti bahwa rasio pendapatanmu nilainya lebih besar daripada jumlah angsuran. Poin pentingnya, semakin besar jumlah tabungan, semakin besar pula kemungkinan pengajuan KPR-mu diterima.

2. Pilih rumah sesuai budget

Kiat selanjutnya adalah memilih rumah yang sesuai dengan kebutuhan. Tak hanya itu, pilihan rumah juga harus sesuai dengan budgetmu sebagai freelancer.

Obyektif utamanya adalah memiliki hunian yang nyaman dan aman, serta dapat memenuhi kebutuhan tinggal sehari-hari. Selebihnya dapat kamu sesuaikan kemudian hari.

Perlu dipahami juga kalau membeli rumah tidak hanya soal tanah dan bangunan. Kamu masih membutuhkan anggaran lain untuk melengkapi rumah dengan beberapa furniture dan perangkat yang dibutuhkan. Karena itu, atur dan sesuaikan budget terlebih dahulu dengan sangat bijak.

3. Coba simulasikan cicilan

Jika kamu sudah menentukan rumah sesuai budget, coba simulasikan cicilanmu di perbankan. Kamu bisa mencari tahu lebih dahulu mengenai regulasi pinjaman dan sistem pembayarannya.
Berikut juga dengan terapan bunganya.

Dari sini, kamu dapat melakukan perhitungan dengan simulasi cicilan. Dari simulasi cicilan ini, akan terlihat dengan lebih mudah beban KPR rumah yang mana yang paling sesuai dengan kemampuanmu membayar.

4. Siapkan uang muka atau DP tinggi

Sejumlah pekerja lepas terkenal memiliki bayaran yang cukup tinggi untuk pengerjaan satu proyek saja. Nominalnya bahkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama satu dua bulan ke depan.

Kondisi ini merupakan kelebihan yang bisa dimanfaatkan untuk menabung uang muka. Jika memungkinkan, kamu sebaiknya menyiapkan uang muka yang lebih tinggi.

Alasan mengapa perlu memulai KPR rumah dengan uang muka tinggi adalah karena dapat meringankan beban cicilan KPR rumah berikutnya.

Terlebih, sebagai freelacer bisa saja mengalami masa-masa kerja yang kurang produktif, sehingga penghasilan pun berkurang. Dengan DP lebih tinggi, maka kamu bisa berjaga-jaga untuk kondisi yang tidak diinginkan di kemudian hari selama pelunasan cicilan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.