Strategi Unilever Untuk Meningkatkan Kinerja di Tahun 2021

Kompas.com - 05/02/2021, 08:41 WIB
logo Unilever shutterstock.comlogo Unilever

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Unilever Indonesia (UNVR) catatkan pertumbuhan kinerja keuangan 1,5 persen, dengan penjualan lebih dari Rp 43 triliun dan keuntungan bersih Rp 7,2 triliun selama tahun 2020.

Di tahun 2021, Unilever menerapkan berbagai strategi yang sudah dimulai sejak kuartal IV tahun 2020 untuk meningkatkan kinerjanya tahun ini.

Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Ira Noviarti mengatakan, di tengah pandemi yang berkepanjangan, Unilever tetap konsisten berfokus pada tiga hal yaitu memastikan kesehatan dan keselamatan karyawan, menjawab kebutuhan konsumen dan pelanggan, serta terus berkontribusi pada masyarakat Indonesia.

Baca juga: Unilever Siap Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

Tahun ini, Ira yakin akan menjadi tahun pemulihan dan memperkuat daya saing perseroan dalam hal penjualan produk.

“Kami yakin bahwa tahun 2021 merupakan tahun pemulihan dan, dengan memperkuat daya saing di lintas kategori serta kanal penjualan, Perseroan berada di jalur yang tepat untuk tetap menjadi yang terdepan di saat ini dan masa mendatang,” ujar Ira dalam siaran pers Kamis (4/2/2021).

Ira mengatakan, pada kuartal IV tahun 2020, Perseroan meluncurkan berbagai inovasi yang relevan untuk menjawab kebutuhan konsumen di tengah pandemi saat ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Misalnya penempatan kandungan garam iodium pada produk penyedap rasa sejalan dengan saran peningkatan konsumsi garam iodium yang terus digencarkan otoritas Kesehatan nasional dan global.

Strategi penguatan portfolio juga menjadi andalan Perseroan, khususnya kecepatan membaca kebutuhan konsumen rumah tangga terhadap produk yang berkualitas di tingkatan harga yang tepat.

Baca juga: Kronologi Perebutan Merek Pasta Gigi Strong Unilever Lawan Orang Tua

Demi mendukung kesehatan masyarakat, khususnya sistem imun, nilai kearifan lokal juga terus diberdayakan, misalnya melalui penggunaan rempah asli Indonesia yakni jahe dan kunyit lewat melalui salah satu brand teh yang cukup dikenal di masyarakat.

“Semua inovasi dieksekusi dengan baik dalam waktu yang sangat singkat di masa pandemi yang penuh tantangan lapangan, membuktikan bahwa Perseroan memiliki proses hulu ke hilir yang kuat dan siap menghadapi tantangan,” tambah Ira.

Ira juga mengatakan di tengah pandemi ini Unilever juga membuka pembelian secara daring untuk kemudian dikirimkan langsung ke rumah.

Hal itu sebagai wujud komitmen Unilever untuk memberi kemudahan kepada masyarakat sekaligus menjaga daya beli.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.