LMAN Siapkan Rp 11 Triliun untuk Danai Pembebasan Lahan 77 PSN

Kompas.com - 05/02/2021, 16:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) mengalokasikan dana sebesar Rp 11,12 triliun untuk pendanaan pembebasan lahan 77 proyek strategis nasional (PSN) pada 2021.

Secara rinci, pendanaan untuk 45 jalan proyek tol senilai Rp 5,93 triliun, 24 proyek bendungan senilai Rp 4,68 triliun, serta 6 proyek irigasi senilai Rp 504 miliar.

"Tahun 2021 alokasi yang ada ke kami totalnya Rp 11,12 triliun untuk jalan tol dan sumber daya air (bendungan dan irigasi)," ujar Direktur Pendanaan Lahan LMAN Qoswara dalam konferensi pers virtual, Jumat (5/2/2021).

Baca juga: Kapan Ekonomi Indonesia Kembali Positif? Ini Proyeksi Pemerintah

Ia menjelaskan, sebagian besar pendanaan tersebut diperuntukan pada proyek-proyek yang masih dalam proses pengerjaan, alias bukan proyek baru.

"Seperti jalan tol yang sudah berjalan selama ini tapi masih membutuhkan pengadaan tanah, begitu pun dengan bendungan sebagian besar meneruskan pengadaan tanah yang masih berjalan, irigasi juga sama," jelasnya.

Qoswara mengatakan, untuk mempercepat penyaluran dana pengadaan lahan proyek-proyek tersebut, ada tiga hal yang dilakukan oleh LMAN. Pertama, pembinaan terhadap pejabat pembuat komitmen (PPK) pengadaan tanah.

Kedua, melakukan monthly meeting dengan para pemangku kepentingan terkait, mulai dari Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementerian ATR/BPN, Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP).

Baca juga: Setoran PNBP LMAN Capai Rp 3,6 Triliun pada 2020

Serta ketiga, memanfaatkan aplikasi untuk mempermudah pekerjaan terkait pendanaan lahan PSN. Itu akan mulai diretapkan lebih dahulu untuk proyek pelabuhan dan kereta api.

"Tentunya di 2021 apa yang sudah baik, dikoordinasikan supaya lebih baik dan cepat lagi, supaya dana yang ada di kami cepat ter-deliver sehingga proyeknya cepat jadi. Jadi masyarakat bisa menikmati proyek infrastruktur tersebut," ujarnya.

Adapun sepanjang 2020 LMAN telah melakukan pendanaan sebesar Rp 19,95 triliun untuk pengadaan lahan proyek jalan tol, bendungan, irigasi, kereta api, dan pelabuhan. Nilai itu lebih besar dari pendanaan di 2019 yang sebesar Rp 13,67 triliun.

"Kalau dilihat di masa pandemi 2020 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kami melakukan pendanaan yang lebih besar," pungkas Qoswara.

Baca juga: Libatkan BUMN, Pemerintah Tak Ingin Tesla Cuma Ambil Bahan Baku

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

East Ventures Pimpin Pendanaan Tahap Awal untuk Startup Properti Kabina

East Ventures Pimpin Pendanaan Tahap Awal untuk Startup Properti Kabina

Whats New
Erick Thohir: Kontribusi BUMN dari Pajak dan Dividen ke Negara 3 Kali Lipat Lebih Besar Ketimbang Utang

Erick Thohir: Kontribusi BUMN dari Pajak dan Dividen ke Negara 3 Kali Lipat Lebih Besar Ketimbang Utang

Whats New
Targetkan Swasembada Pangan, Kementan Bersama Satgassus Pencegahan Korupsi Polri Kawal Distribusi Pupuk Bersubsidi

Targetkan Swasembada Pangan, Kementan Bersama Satgassus Pencegahan Korupsi Polri Kawal Distribusi Pupuk Bersubsidi

Rilis
6 Bandara AP I Layani Kepulangan 46.579 Jemaah Haji

6 Bandara AP I Layani Kepulangan 46.579 Jemaah Haji

Whats New
Meski Terbaik, Luhut Minta Ekonomi RI Jangan Dibandingkan dengan Arab Saudi

Meski Terbaik, Luhut Minta Ekonomi RI Jangan Dibandingkan dengan Arab Saudi

Whats New
Ciri-Ciri Keaslian Uang Rupiah Baru 2022 dan Cara Mendapatkannya

Ciri-Ciri Keaslian Uang Rupiah Baru 2022 dan Cara Mendapatkannya

Whats New
Luhut Tepis RI Sepi Peminat Investasi: Kita Tidak Kekurangan Investor

Luhut Tepis RI Sepi Peminat Investasi: Kita Tidak Kekurangan Investor

Whats New
Bantu Masyarakat Melek Asuransi, TikTok Jadi Platform Edukasi untuk Anak Muda

Bantu Masyarakat Melek Asuransi, TikTok Jadi Platform Edukasi untuk Anak Muda

BrandzView
Jadwalkan Bertemu Elon Musk Lagi, Luhut Bakal Tanya Kepastian Investasi Tesla

Jadwalkan Bertemu Elon Musk Lagi, Luhut Bakal Tanya Kepastian Investasi Tesla

Whats New
Transaksi Kripto Dikenakan Pajak, Indodax Sudah Setor Rp 58 Miliar ke Negara

Transaksi Kripto Dikenakan Pajak, Indodax Sudah Setor Rp 58 Miliar ke Negara

Rilis
Ketersediaan Pupuk Subsidi Menipis, Mentan SYL Ajak Petani Tingkatkan Penggunaan Pupuk Organik

Ketersediaan Pupuk Subsidi Menipis, Mentan SYL Ajak Petani Tingkatkan Penggunaan Pupuk Organik

Whats New
BI: Permintaan Pembiayaan Baru Korporasi Tumbuh Positif di Juli 2022

BI: Permintaan Pembiayaan Baru Korporasi Tumbuh Positif di Juli 2022

Whats New
Kendaraan Listrik Kian Diminati

Kendaraan Listrik Kian Diminati

Whats New
BI Mau Buka Lowongan Kerja PCPM untuk Lulusan S1 dan S2, Cek Syaratnya

BI Mau Buka Lowongan Kerja PCPM untuk Lulusan S1 dan S2, Cek Syaratnya

Work Smart
Menhub Pastikan Syarat Amdal di Pelabuhan Kawasan Industri Kaltara Segera Rampung

Menhub Pastikan Syarat Amdal di Pelabuhan Kawasan Industri Kaltara Segera Rampung

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.