Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Untar untuk Indonesia
Akademisi

Platform akademisi Universitas Tarumanagara guna menyebarluaskan atau diseminasi hasil riset terkini kepada khalayak luas untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Resiliensi Bisnis: Pemikiran Desain Menuju Berkelanjutan

Kompas.com - 05/02/2021, 17:30 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Oleh: Wilson Kosasih

WABAH Covid-19 mengacaukan ritme bisnis, industri dan ekonomi global. Banyak negara tengah menutup akses masuk ke wilayah mereka dan membatasi kegiatan manufaktur skala besar.

Produksi berhenti dan konsumsi masyarakat pun mengalami perubahan mengakibatkan kacaunya rantai pasok global. Dampaknya, banyak pelaku usaha yang tidak dapat beradaptasi, bahkan tidak mampu bertahan diterjang badai pandemi ini.

Dalam berbagai forum diskusi, diutarakan bahwa konsep globalisasi akan dikaji ulang dan negara akan berfokus memperluas produksi dalam negeri dengan tujuan untuk mengurangi ketergantungan mereka terhadap pemasok negara lain sehingga gangguan rantai pasokan pada negara tersebut dapat cepat diselesaikan.

Baca juga: Mau Beli Mobil Listrik? Tunggu Saja sampai Akhir Tahun, Ini Sebabnya

Di satu sisi, krisis global ini menyadarkan kita semua akan pentingnya kekuatan ekonomi dan kemandirian dalam negeri sendiri dalam upaya meningkatkan ketahanan suatu negara.

Di sisi lain, pandemi ini juga mendorong kita semua melakukan refleksi diri tentang perlu adanya "pemikiran desain" yang berorientasi inovasi berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi, lingkungan dan sosial, yang dikenal luas dengan sebutan triple bottom line, demi meningkatkan daya saing bangsa dan keberlangsungan planet ini.

Pemikiran desain (design thinking) merupakan suatu proses terstruktur dan berulang-ulang untuk memanfaatkan kreativitas serta melibatkan pemangku kepentingan dari latar belakang yang berbeda.

Tentu berbeda antara "pemikiran desainer" dan "pemikiran desain". Liedtka (2015) mengatakan bahwa pemikiran desain berbeda dengan pendekatan inovasi biasa, karena bukanlah proses yang kaku melainkan terintegrasi dengan cara berpikir kreatif dan analitik beserta berbagai alat dan teknik langsung.

Istilah pemikiran desain pertama kali diperkenalkan oleh John E Arnold dalam bukunya "Creative Engineering" tahun 1959, dan L Bruce Archer dalam bukunya "Systematic Method for Designers" tahun 1965.

Menurut Arnold, pemikiran desain adalah pemecahan masalah yang berfokus pada manusia (human-centered design) yang dapat menghasilkan fungsionalitas baru, tingkat kinerja yang lebih tinggi, menurunkan biaya produksi, dan meningkatkan nilai jual.

Pada konsep awal, pemikiran desain mencakup semua inovasi produk namun sekarang ini aplikasinya pun semakin luas dalam berbagai lingkup desain, manajemen, rekayasa, bisnis, kemanusiaan dan bidang lainnya.

Baca juga: Kapan Ekonomi Indonesia Kembali Positif? Ini Proyeksi Pemerintah

Beberapa peneliti mendemonstrasikan bahwa pemikiran desain menggunakan pendekatan yang berbeda, yakni penalaran abduktif dalam menciptakan nilai dengan bertanya "bagaimana jika", dibandingkan teknik pengambilan keputusan umum yang mengedepankan pemikiran analitis (yaitu deduktif dan induktif) yang menghasilkan sesuatu yang dapat diprediksi (Martin, 2009; Fischer, 2015).

Model pemikiran desain menggabungkan ketiga unsur, yaitu Human-Business-Technology (HBT) di mana kelayakan bisnis, kelayakan teknis, dan kebutuhan manusia, menjadi satu kesatuan yang utuh dan harmonis.

Banyak peneliti mengemukakan bahwa proyek atau inovasi berbasis "pemikiran desain" biasanya dimulai dengan fase eksplorasi pada situasi kehidupan nyata yang berfungsi untuk memahami masalah dan konteks yang diberikan, untuk mengamati pengguna dan menentukan kerangka masalah yang memadai.

Selama fase ideation, partisipan menstimuli dan menghasilkan berbagai ide yang dapat memecahkan masalah pengguna. Kemudian pada fase eksperimen, ide yang paling menjanjikan dipilih, dibuat prototipe, dan diuji calon pengguna sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Erick Thohir 'Warning' Direksi BUMN, Ini Sebabnya

Erick Thohir "Warning" Direksi BUMN, Ini Sebabnya

Whats New
Angan-angan Swasembada Daging Sapi

Angan-angan Swasembada Daging Sapi

Whats New
[POPULER MONEY] Kementerian PUPR Buka 26.319 Formasi CPNS dan PPPK | Akar Masalah BUMN Indofarma Belum Bayar Gaji Karyawan

[POPULER MONEY] Kementerian PUPR Buka 26.319 Formasi CPNS dan PPPK | Akar Masalah BUMN Indofarma Belum Bayar Gaji Karyawan

Whats New
Naik 3,1 Persen, Laba Bersih Telkom Kuartal I 2024 Capai Rp 6,3 Triliun

Naik 3,1 Persen, Laba Bersih Telkom Kuartal I 2024 Capai Rp 6,3 Triliun

Whats New
Bakal Pindah ke IKN, Erick Thohir Tawarkan Investor Kelola Aset BUMN di Jakarta

Bakal Pindah ke IKN, Erick Thohir Tawarkan Investor Kelola Aset BUMN di Jakarta

Whats New
Asosiasi: Usaha Angkutan Penyeberangan Bisa Terpengaruh Kenaikan Dollar AS

Asosiasi: Usaha Angkutan Penyeberangan Bisa Terpengaruh Kenaikan Dollar AS

Whats New
BSI Bidik Target Bisnis Emas Tumbuh 30 Persen pada 2024

BSI Bidik Target Bisnis Emas Tumbuh 30 Persen pada 2024

Whats New
Perusahaan Asal Singapura Jadi Investor Pertama KIT Batang Tahun Ini

Perusahaan Asal Singapura Jadi Investor Pertama KIT Batang Tahun Ini

Whats New
Ada Gejolak Global, Erick Thohir Telepon Direksi BUMN, Minta Susun Strategi

Ada Gejolak Global, Erick Thohir Telepon Direksi BUMN, Minta Susun Strategi

Whats New
Inflasi Medis Kerek Harga Premi Asuransi Kesehatan hingga 20 Persen

Inflasi Medis Kerek Harga Premi Asuransi Kesehatan hingga 20 Persen

Whats New
Pemerintah Perlu Tinjau Ulang Anggaran Belanja di Tengah Konflik Iran-Israel

Pemerintah Perlu Tinjau Ulang Anggaran Belanja di Tengah Konflik Iran-Israel

Whats New
Ekspor Batik Aromaterapi Tingkatkan Kesejahteraan Perajin Perempuan Madura

Ekspor Batik Aromaterapi Tingkatkan Kesejahteraan Perajin Perempuan Madura

Whats New
Hadiri Halalbihalal Kementan, Mentan Amran: Kami Cinta Pertanian Indonesia

Hadiri Halalbihalal Kementan, Mentan Amran: Kami Cinta Pertanian Indonesia

Whats New
Pasar Modal adalah Apa? Ini Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

Pasar Modal adalah Apa? Ini Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

Work Smart
Syarat Gadai BPKB Motor di Pegadaian Beserta Prosedurnya, Bisa Online

Syarat Gadai BPKB Motor di Pegadaian Beserta Prosedurnya, Bisa Online

Earn Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com