Sucorinvest Asset Management Hentikan Sementara Penjualan Dua Reksadana

Kompas.com - 05/02/2021, 20:01 WIB
Ilustrasi investasi (Dok. Shutterstock/hywards) Ilustrasi investasi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Sucorinvest Asset Management secara resmi menginformasikan penghentian sementara pembelian unit penyertaan dua produk reksadananya, Jumat (5/2).

Direktur Utama PT Sucorinvest Asset Management Jemmy Paul Wawointana mengumumkan, reksadana Sucorinvest Money Market Fund dan Sucorinvest Citra Dana Berimbang, sementara tidak lagi bisa dibeli unit penyertaan.

Dia mengatakan, seluruh kegiatan operasional untuk produk reksadana Sucorinvest lainnya tetap berjalan seperti biasa. Namun, khusus kedua produk tersebut transaksi pembelian unit belum dapat dilakukan hingga pemberitahuan tertulis selanjutnya.

Baca juga: Terjerat Utang Saat Pandemi? Coba 3 Cara Ini

Akan tetapi Jemmny menjamin nasabah bisa tetap melakukan proses penjualan atau redemption seperti biasa.

"Sucorinvest AM tetap pada komitmen kami untuk melayani nasabah," kata Jemmy dalam keterangan tertulis.

Alternatif investasi yang Sucorinvest berikan kepada nasabah adalah sementara dapat melakukan subscription ke produk dengan kelas aset yang sama yaitu, Sucorinvest Sharia Money Market Fund, Sucorinvest Flexi Fund dan Sucorinvest Anak Pintar. (Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Anna Suci Perwitasari)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Berapa Idealnya Dana Darurat Saat Pandemi? Begini Cara Hitungnya

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Sucorinvest AM hentikan pembelian sementara dua reksadana



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X