Menko Airlangga Beberkan Strategi Pemerintah Percepat Pemulihan Ekonomi

Kompas.com - 08/02/2021, 14:34 WIB
Ilustrasi shutterstock.comIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tengah berupaya melakukan percepatan pemulihan ekonomi nasional yang telah terdampak signifikan oleh pandemi Covid-19. Ini dilakukan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang positif pada tahun 2021.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, salah satu langkah utama dilakukan pemerintah ialah dengan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Vaksinasi diproyeksikan mampu mendongkrak kepercayaan pelaku usaha.

“Pelaksanaan vaksinasi akan dipercepat dan dilaksanakan secara gratis, sehingga ditargetkan 182 juta orang memiliki herd immunity hingga akhir tahun ini,” katanya dalam gelaran Indonesia Economic Outlook 2021, Senin (8/2/2021).

Baca juga: Airlangga Sebut Pemulihan Ekonomi Sudah di Jalur yang Tepat, Ini Indikatornya

Kemudian, anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang akan disalurkan ke berbagai fokus diyakini mampu mendongkrak aktifitas perekonomian nasional.

“Dengan alokasi anggaran sekitar Rp 619,3 triliun, dengan enam prioritas yang sama serta intervensi kesehatan, perlindungan sosial, dukungan mikro dan menengah, program padat karya,” ujar Airlangga.

Selain itu, reformasi struktural melalui Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja disebut Airlangga akan menciptakan iklim investasi yang lebih mudah dan pasti.

Pemerintah pun saat ini tengah memfinalisasi aturan-aturan turunan yang terdiri dari 49 Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) dan 5 Rancangan Peraturan Presiden (RPerpres).

“Seluruh regulasi tersebut diharapkan mampu menjadi pedoman pelaksanaan UU Cipta Kerja bagi seluruh stake holders,” kata Airlangga.

Baca juga: Vaksinasi Dimulai, Benarkah Bisa Percepat Pemulihan Ekonomi?

Dalam rangka mendongkrak investasi, pemerintah juga telah menetapkan kebijakan pengaturan investasi yang terbuka untuk semua bisnis yang diajukan kecuali yang tertutup oleh undang-undang.

Airlangga menyebutkan, pemerintah menawarkan berbagai insentif fiskal dan non-fiskal kepada investor untuk menginvestasikan dananya dalam penyelenggaraan kegiatan prioritas melalui Lembaga Pengelolaan Investasi (LPI).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

51 Persen Saham Freeport di MIND ID Bakal Dijual Melalui IPO?

51 Persen Saham Freeport di MIND ID Bakal Dijual Melalui IPO?

Whats New
[POPULER MONEY] THR PNS, Janji Sri Mulyani dan Tudingan Tak Bersyukur | Harga Dogecoin Anjlok 30 Persen

[POPULER MONEY] THR PNS, Janji Sri Mulyani dan Tudingan Tak Bersyukur | Harga Dogecoin Anjlok 30 Persen

Whats New
Larangan Mudik, Menhub: Transportasi Penumpang Turun Signifikan, Angkutan Barang Stabil

Larangan Mudik, Menhub: Transportasi Penumpang Turun Signifikan, Angkutan Barang Stabil

Whats New
Bayar Zakat Fitrah Secara Online, Ini 3 Platform yang Bisa Digunakan

Bayar Zakat Fitrah Secara Online, Ini 3 Platform yang Bisa Digunakan

Whats New
Mudik Dilarang, Sehari 14.751 Orang Bepergian Naik Pesawat Hingga Bus

Mudik Dilarang, Sehari 14.751 Orang Bepergian Naik Pesawat Hingga Bus

Whats New
Sekjen Kemnaker: Segera Laporkan Pelanggaran THR ke Posko Terdekat

Sekjen Kemnaker: Segera Laporkan Pelanggaran THR ke Posko Terdekat

Whats New
Mudik Dilarang, Trafik Truk dari Jawa ke Sumatera Naik 24 Persen

Mudik Dilarang, Trafik Truk dari Jawa ke Sumatera Naik 24 Persen

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tip Sederhana Taklukan Beasiswa S2 LPDP | Kuliah di Luar Negeri, Manfaatnya Apa Sih?

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tip Sederhana Taklukan Beasiswa S2 LPDP | Kuliah di Luar Negeri, Manfaatnya Apa Sih?

Rilis
Bukan Bipang, Erick Thohir Promosikan Nasi Goreng Babat Pak Sumarsono

Bukan Bipang, Erick Thohir Promosikan Nasi Goreng Babat Pak Sumarsono

Whats New
Nunggak Cicilan, Bolehkah Kendaraan Ditarik Paksa Debt Collector?

Nunggak Cicilan, Bolehkah Kendaraan Ditarik Paksa Debt Collector?

Whats New
Mau Beli Dogecoin? Pertimbangkan 3 Hal Ini

Mau Beli Dogecoin? Pertimbangkan 3 Hal Ini

Earn Smart
KKP Lepasliarkan 21.000 Benih Lobster Sitaan Selundupan ke Vietnam

KKP Lepasliarkan 21.000 Benih Lobster Sitaan Selundupan ke Vietnam

Whats New
Kemenhub Kurangi Operasional Dermaga dan Kapal di Merak-Bakaheuni

Kemenhub Kurangi Operasional Dermaga dan Kapal di Merak-Bakaheuni

Whats New
Bahlil Sebut Ada Peluang Pengembangan Ekonomi Baru di Lebak Banten

Bahlil Sebut Ada Peluang Pengembangan Ekonomi Baru di Lebak Banten

Whats New
Larangan Mudik Lebaran, Ini Jadwal Operasional 16 Bandara AP II

Larangan Mudik Lebaran, Ini Jadwal Operasional 16 Bandara AP II

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X