Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Vaksinasi Mandiri, Pengusaha: Tak Ada Potong Gaji

Kompas.com - 09/02/2021, 12:10 WIB
Rully R. Ramli,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengusaha berencana melaksanakan vaksinasi Covid-19 mandiri yang diperuntukan bagi para karyawan. Ini dilakukan untuk mempercepat pelaksanaan program vaksinasi Covid-19.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia) Rosan Roeslani memastikan, biaya pelaksanaan vaksinasi mandiri akan ditanggung oleh perusahaan, sehingga para pekerja tidak perlu mengeluarkan uang atau gratis.

Vaksinasi ini kita berikan gratis,” ujarnya dalam Berita Utama Kompas TV, dikutip Selasa (9/2/2021).

Baca juga: Erick Thohir Klaim Angka Penularan Covid-19 Turun Drastis Setelah Vaksinasi

Selain itu, Rosan pun menegaskan, biaya vaksin mandiri tidak akan dipungut dari gaji pekerja, melainkan biaya operasional perusahaan, sesuai dengan permintaan pemerintah.

“Tidak ada (potong gaji). Karena itu salah satu persyaratan pemerintah,” katanya.

Saat ini pengusaha tengah menunggu aturan resmi dari pemerintah terkait pelaksanaan vaksinasi mandiri, yang disebut Rosan akan terbit pada pekan depan.

“Setelah itu di bulan berikutnya (Maret) kita harapkan realisasi vaksinasi gotong royong mulai berjalan,” kata dia.

Meskipun pelaksanaan vaksinasi mandiri akan menambah biaya operasional perusahaan, rencana ini justru akan memberikan dampak positif kepada pengusaha.

Pasalnya, dengan percepatan program vaksinasi, herd immunity terhadap Covid-19 akan tumbuh secara signifikan, yang kemudian akan menjadi stimulan tersendiri bagi perekonomian.

“Jadi selama kita punya kekuatan kenapa tidak bersama-sama sekaligus membantu pemerintah melakukan vaksinasi ini,” ucap Rosan.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Mandiri, Pengusaha: Ini Gratis, Kita Tidak Memperjualbelikan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com