Mengadopsi Kendaraan Listrik, Belajarlah dari India

Kompas.com - 09/02/2021, 20:00 WIB
Ilustrasi mobil listrik. The GuardianIlustrasi mobil listrik.

Untuk kendaraan konvensional roda dua, Indonesia adalah pasar ketiga terbesar di Asia, setelah Thailand dan Vietnam. Pasar ini pun masih sangat mungkin untuk dikembangkan.

Terlepas dari berbagai persiapan, harapan dan implementasi yang telah dijalankan, Indonesia tidak sendiri.

Beberapa negara juga sedang bersiap mengembangkan industri kendaraan listrik dan membangun ekosistemnya. India salah satunya.

India bisa menjadi cerminan bagi Indonesia. Pasar otomotif terbesar kelima dunia dengan penjualan rata-rata sebanyak 3 juta unit per tahun ini memiliki karakteristik yang mirip dengan pasar Indonesia.

Baca juga: Holding BUMN Baterai Listrik Akan Terbentuk Semester Pertama 2021

Perekonomian India tidak lebih baik dari Indonesia. Konsumen India dikenal sangat sensitif terhadap harga.

Tidak heran jika Maruti Suzuki yang merupakan kerja sama perusahaan lokal Maruti Udyog dengan Suzuki Jepang menguasai separuh pangsa pasar penjualan mobil di India dengan menawarkan kendaraan berharga rendah, varian produk yang beraneka ragam dan jaringan dealer yang amat luas.

Hyundai Korea sebagai penguasai pasar nomor dua di India juga telah lebih dahulu meluncurkan Hyundai Kona EV (Electric Vehicle) pada 2019, setahun lebih awal daripada Indonesia.

Sebuah kendaraan listrik dengan harga yang "relatif" terjangkau selain Hyundai Ionic yang telah lebih dahulu diluncurkan pada 2018.

Preferensi konsumen

Membangun ekosistem kendaraan listrik tidak semata mempersiapkan peraturan pendukung dan infrastruktur, tetapi menyangkut konsumen dan pelaku industri otomotif. Sikap mereka menjadi penentu keberhasilan adopsi kendaraan listrik.

Peralihan ini tidaklah semudah membalik telapak tangan. Penelitian yang dilakukan oleh Bhattacharyya dan Thakre (2020) terhadap para konsumen dan manajer otomotif mengenai preferensi mereka untuk mengadopsi kendaraan listrik memperlihatkan temuan menarik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menaker Ancam Perusahaan Yang Tak Bayar THR akan Dikenai Sanksi Tegas

Menaker Ancam Perusahaan Yang Tak Bayar THR akan Dikenai Sanksi Tegas

Rilis
Ini Alasan Nikita Mirzani Beli Saham Holywings Hingga Miliaran Rupiah

Ini Alasan Nikita Mirzani Beli Saham Holywings Hingga Miliaran Rupiah

Whats New
Jelang Lebaran, BPH Migas Minta Pertamina Jaga Pasokan BBM di Sumbagsel

Jelang Lebaran, BPH Migas Minta Pertamina Jaga Pasokan BBM di Sumbagsel

Whats New
Lindungi Konsumen dan Industri, Kemenperin Dorong Penerapan SNI untuk Perhiasan

Lindungi Konsumen dan Industri, Kemenperin Dorong Penerapan SNI untuk Perhiasan

Rilis
Hotman Paris Targetkan Holywings Punya 100 Outlet dan IPO di Bursa

Hotman Paris Targetkan Holywings Punya 100 Outlet dan IPO di Bursa

Whats New
AirNav Pastikan Video Viral yang Menampilkan Penerbangan Berisi WNA Hoaks

AirNav Pastikan Video Viral yang Menampilkan Penerbangan Berisi WNA Hoaks

Whats New
Terjebak di Skala Kecil, Koperasi Perlu Merger dan Amalgamasi

Terjebak di Skala Kecil, Koperasi Perlu Merger dan Amalgamasi

Whats New
Lonjakan Kunjungan ke Pusat Perbelanjaan Diramal Bakal Terjadi Saat Libur Lebaran

Lonjakan Kunjungan ke Pusat Perbelanjaan Diramal Bakal Terjadi Saat Libur Lebaran

Whats New
PLN akan Bangun Pembangkit EBT Setelah Program 35.000 MW Selesai

PLN akan Bangun Pembangkit EBT Setelah Program 35.000 MW Selesai

Whats New
Jelang Lebaran, BCA Siapkan Uang Tunai Rp 53 Triliun

Jelang Lebaran, BCA Siapkan Uang Tunai Rp 53 Triliun

Whats New
Kanwil DJP Nusa Tenggara Serahkan Tersangka Kasus Tindak Pidana Perpajakan

Kanwil DJP Nusa Tenggara Serahkan Tersangka Kasus Tindak Pidana Perpajakan

Rilis
Cerita Inspiratif UMKM Asal Jepara Sukses Ekspor Produk Lokal lewat Program Ekspor Shopee

Cerita Inspiratif UMKM Asal Jepara Sukses Ekspor Produk Lokal lewat Program Ekspor Shopee

Smartpreneur
Pertamina Lanjutkan Pembayaran Ganti Rugi Insiden Kilang Balongan

Pertamina Lanjutkan Pembayaran Ganti Rugi Insiden Kilang Balongan

Whats New
Naiknya Cadangan Devisa RI Belum Mampu Dongkrak IHSG Akhir Pekan Ini, Rupiah Menguat

Naiknya Cadangan Devisa RI Belum Mampu Dongkrak IHSG Akhir Pekan Ini, Rupiah Menguat

Whats New
Fokus Digitalisasi, CEO BTPN: 5.500 Karyawan Kami Memilih Karier yang Lain...

Fokus Digitalisasi, CEO BTPN: 5.500 Karyawan Kami Memilih Karier yang Lain...

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X