Soal Negosiasi dengan Tesla, Ini Kata Antam dan Inalum

Kompas.com - 10/02/2021, 06:32 WIB
Pabrik Tesla. Tech Vision/ YoutubePabrik Tesla.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana melibatkan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) bersama PT Inalum (Persero) atau MIND ID, dalam negosiasi dengan perusahaan otomotif listrik terbesar di Amerika Serikat (AS), Tesla.

SVP Corporate Secretary Antam Kunto Hendrapawoko mengatakan, akan mengikuti dan mendukung upaya pemerintah meningkatkan nilai tambah komoditas mineral yang lebih strategis.

Bahkan pihaknya, siap untuk membuka peluang kerja sama dengan mitra domestik maupun luar negeri untuk memperluas proyek hilirisasi di Indonesia.

"Perusahaan senantiasa terbuka dalam menjalin kemitraan dengan partner strategis berdasarkan profitabilitas menguntungkan dalam mengembangkan proyek-proyek hilirisasi, baik nasional maupun internasional," ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (10/2/2021).

Baca juga: Berlaku Mulai Hari Ini, Berikut Jadwal Baru KA Bandara Soekarno-Hatta

Terlebih kata Kunto, mitra kerja sama tersebut memiliki teknologi yang mumpuni sehingga dapat mengembangkan proyek hilirisasi tersebut.

"Terutama mitra kerja yang memiliki akses terhadap teknologi, kapabilitas akses market, dan pendanaan untuk mengembangkan produksi mineral olahan baru dari cadangan yang dimiliki perusahaan," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jadwal pasti pelaksanaan negosiasi antara Pemerintah RI dengan Tesla belum bisa dipastikan. Sejumlah instansi yang terlibat dalam negosiasi tersebut masih enggan berkomentar.

Sementara itu Inalum mengatakan, informasi seputar negosiasi dengan Tesla hanya akan disampaikan dari satu pintu saja.

Baca juga: Mau Dapat Bantuan Subsidi KPR Rp 40 Juta? Cek Syaratnya di Sini

"Terkait Tesla semua info satu pintu via Kemenko Marinvest ya (Kementerian Koordonator Kemaritiman dan Investasi)," kata Senior Vice President Corporate Secretary Inalum Rendi Witular saat dihubungi.

Sebelumnya, Pemerintah sudah menerima proposal Non-Disclosure Agreement (NDA) dari Tesla Inc pada Kamis (4/2/2021) lalu. Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Septian Hario Seto mengatakan, pemerintah akan segera bernegosiasi dengan tim Tesla pada pekan ini.

Dirinya pun membeberkan sedikit terkait proposal NDA tersebut. Rencananya, Tesla tertarik membangun energy storage system (ESS) di Indonesia atau energi cadangan yang dia kiaskan layaknya power bank dengan kapasitas besar.

Baca juga: Harganya Capai Ratusan Juta, Beli Bitcoin Bisa Mulai dari Rp 10.000?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Kerja di Lembaga Internasional? UNDP Buka Lowongan untuk Lulusan S1 dan S2 Indonesia

Ingin Kerja di Lembaga Internasional? UNDP Buka Lowongan untuk Lulusan S1 dan S2 Indonesia

Work Smart
[POPULER MONEY] Garuda Tak Boleh Terbang ke Hong Kong | Kompensasi Rp 7,3 Triliun untuk Korban Boeing 737 MAX

[POPULER MONEY] Garuda Tak Boleh Terbang ke Hong Kong | Kompensasi Rp 7,3 Triliun untuk Korban Boeing 737 MAX

Whats New
Ini Insentif Pajak yang Diperpanjang Sri Mulyani Hingga Akhir Tahun

Ini Insentif Pajak yang Diperpanjang Sri Mulyani Hingga Akhir Tahun

Whats New
Penyaluran Kredit Perbankan Hingga Mei 2021 Masih Terkontraksi

Penyaluran Kredit Perbankan Hingga Mei 2021 Masih Terkontraksi

Whats New
Gandeng Swasta, Kemenhub Mulai Pengembangan Pelabuhan di Gorontalo Tahun Ini

Gandeng Swasta, Kemenhub Mulai Pengembangan Pelabuhan di Gorontalo Tahun Ini

Whats New
Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Whats New
Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Rilis
Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Whats New
Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Whats New
Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Rilis
Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Rilis
Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Whats New
Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Rilis
 Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X