Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Soal Negosiasi dengan Tesla, Ini Kata Antam dan Inalum

Kompas.com - 10/02/2021, 06:32 WIB
Ade Miranti Karunia,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana melibatkan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) bersama PT Inalum (Persero) atau MIND ID, dalam negosiasi dengan perusahaan otomotif listrik terbesar di Amerika Serikat (AS), Tesla.

SVP Corporate Secretary Antam Kunto Hendrapawoko mengatakan, akan mengikuti dan mendukung upaya pemerintah meningkatkan nilai tambah komoditas mineral yang lebih strategis.

Bahkan pihaknya, siap untuk membuka peluang kerja sama dengan mitra domestik maupun luar negeri untuk memperluas proyek hilirisasi di Indonesia.

"Perusahaan senantiasa terbuka dalam menjalin kemitraan dengan partner strategis berdasarkan profitabilitas menguntungkan dalam mengembangkan proyek-proyek hilirisasi, baik nasional maupun internasional," ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (10/2/2021).

Baca juga: Berlaku Mulai Hari Ini, Berikut Jadwal Baru KA Bandara Soekarno-Hatta

Terlebih kata Kunto, mitra kerja sama tersebut memiliki teknologi yang mumpuni sehingga dapat mengembangkan proyek hilirisasi tersebut.

"Terutama mitra kerja yang memiliki akses terhadap teknologi, kapabilitas akses market, dan pendanaan untuk mengembangkan produksi mineral olahan baru dari cadangan yang dimiliki perusahaan," kata dia.

Jadwal pasti pelaksanaan negosiasi antara Pemerintah RI dengan Tesla belum bisa dipastikan. Sejumlah instansi yang terlibat dalam negosiasi tersebut masih enggan berkomentar.

Sementara itu Inalum mengatakan, informasi seputar negosiasi dengan Tesla hanya akan disampaikan dari satu pintu saja.

Baca juga: Mau Dapat Bantuan Subsidi KPR Rp 40 Juta? Cek Syaratnya di Sini

"Terkait Tesla semua info satu pintu via Kemenko Marinvest ya (Kementerian Koordonator Kemaritiman dan Investasi)," kata Senior Vice President Corporate Secretary Inalum Rendi Witular saat dihubungi.

Sebelumnya, Pemerintah sudah menerima proposal Non-Disclosure Agreement (NDA) dari Tesla Inc pada Kamis (4/2/2021) lalu. Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Septian Hario Seto mengatakan, pemerintah akan segera bernegosiasi dengan tim Tesla pada pekan ini.

Dirinya pun membeberkan sedikit terkait proposal NDA tersebut. Rencananya, Tesla tertarik membangun energy storage system (ESS) di Indonesia atau energi cadangan yang dia kiaskan layaknya power bank dengan kapasitas besar.

Baca juga: Harganya Capai Ratusan Juta, Beli Bitcoin Bisa Mulai dari Rp 10.000?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com