Kompas.com - 10/02/2021, 08:34 WIB
Pesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 mendarat di Boeing Field seusai menyelesaikan terbang pertamanya di Seattle Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru dan populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui. AFP PHOTO/GETTY IMAGES/STEPHEN BRASHEARPesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 mendarat di Boeing Field seusai menyelesaikan terbang pertamanya di Seattle Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru dan populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui.
Penulis Mutia Fauzia
|

KOMPAS.com - Produsen pesawat dunia Boeing mengirimkan 26 pesawat di bulan Januari tahun ini.

Dilansir dari CNN, Rabu (10/2/2021) kinerja Boeing bulan ini merupakan yang terbaik sejak banyak maskapai mengandangkan armada 737 Max pada Maret 2019 lalu.

Namun demikian, kondisi tersebut telah mulai berbalik lantaran Boeing telah mengirimkan 21 737 Max.

Kini, Boeing tengah menyelesaikan masalah backlog lebih dari 400 pesawat 737 Max yang dibuat dalam 20 bulan, namun tak dapat dikirimkan. Sebab, dua kecelakan yang terjadi pada tahun 2018 dan 2019 menyebabkan 737 Max dikandangkan dua tahun yang lalu.

Administrasi Penerbangan Federal (FAA) AS pun baru mencabut larangan terbang armada tersebut pada November 2020 lalu.

Baca juga: 4 Cara Meningkatkan Penjualan Bisnis Grosir

Pengiriman pesawat menjadi hal krusial bagi Boeing. Sebab, sepanjang tahun 2020 pabrikan pesawat tersebut mencatatkan rugi.

Perusahaan baru akan mendapatkan uang dari penjualan pesawat jika pengiriman telah dilakukan.

Selain itu, pesawat baru juga menjadi penting bagi maskapai, meski saat ini permintaan untuk terbang masih sangat rendah. Sebab, pesawat baru lebih efisien dalam hal bahan bakar dibandingkan pesawat lama yang mereka miliki.

Tahun 2020 lalu, pengiriman pesawat Boeing merosot 59 persen akibat pengandangan 737 Max sekaligus pandemi virus corona (Covid-19).

Maskapai yang juga mencatatkan kerugian sepanjang tahun 2020 memutuskan untuk menahan pengiriman untuk menjaga aliran kas perusahaan.

Adapun 21 armada 737 Max diantaranya dikirimkan kepada Southwest Air sebanyak enam pesawat, serta masing-masing lima armada untuk American Airlines serta United Airlines.

Boeing juga mengirimkan dua 737 Max untuk maskapai Panama, Copa, serta satu untuk maskapai Brazil, GOL.

Baca juga: Saat Konsumsi Pertalite Buat Impor Pertamax Kalahkan Premium



Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cek Peluang CPNS Ikatan Dinas, Ini 10 Sekolah Favorit dan Sepi Peminat

Cek Peluang CPNS Ikatan Dinas, Ini 10 Sekolah Favorit dan Sepi Peminat

Whats New
Jadi Pengusaha Sukses di Usia Muda, Tiga Perempuan Indonesia Ini Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Jadi Pengusaha Sukses di Usia Muda, Tiga Perempuan Indonesia Ini Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Whats New
Naskah Soal CPNS dan PPPK Telah Siap, Menteri PANRB Jamin Kerahasiaan Datanya

Naskah Soal CPNS dan PPPK Telah Siap, Menteri PANRB Jamin Kerahasiaan Datanya

Whats New
Pendiri Start Up Jaringan Bengkel Mobil Asal Indonesia Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Pendiri Start Up Jaringan Bengkel Mobil Asal Indonesia Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Whats New
Dukung UMKM ke Pasar Global, KGX Luncurkan Layanan Export Delivery Service

Dukung UMKM ke Pasar Global, KGX Luncurkan Layanan Export Delivery Service

Whats New
Tertarik Asuransi Unit Link? Pahami Dulu Manfaat dan Kerugiannya

Tertarik Asuransi Unit Link? Pahami Dulu Manfaat dan Kerugiannya

Spend Smart
Pendapatan Turun, Multi Bintang Tetap Bagi Dividen Rp 475 Per Saham

Pendapatan Turun, Multi Bintang Tetap Bagi Dividen Rp 475 Per Saham

Whats New
Pertamina Rosneft Mulai Desain Rinci Kilang Tuban

Pertamina Rosneft Mulai Desain Rinci Kilang Tuban

Whats New
Dalam Sepekan, Dogecoin Sudah Menguat 600 Persen

Dalam Sepekan, Dogecoin Sudah Menguat 600 Persen

Whats New
Selain Suku Bunga Rendah, Ini Jurus BI Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Selain Suku Bunga Rendah, Ini Jurus BI Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Whats New
Bogasari Ditunjuk Jadi Industri Percontohan Kawasan Tangguh Jaya

Bogasari Ditunjuk Jadi Industri Percontohan Kawasan Tangguh Jaya

Whats New
Pemerintah Siapkan 5 Prioritas Program Energi Terbarukan Hingga 2024

Pemerintah Siapkan 5 Prioritas Program Energi Terbarukan Hingga 2024

Whats New
Pasar Mitra Tani Berikan Gratis Ongkir untuk Masyarakat

Pasar Mitra Tani Berikan Gratis Ongkir untuk Masyarakat

Rilis
[TREN TRAVEL KOMPASIANA] Pesona Kawah Ijen | Kiat dan Trik Mendaki Gunung Talamau | Jalan Kaki Menikmati Alam Sentul

[TREN TRAVEL KOMPASIANA] Pesona Kawah Ijen | Kiat dan Trik Mendaki Gunung Talamau | Jalan Kaki Menikmati Alam Sentul

Rilis
Gubernur BI: Alhamdulillah, Suku Bunga Dasar Kredit Sekarang Sudah Single Digit...

Gubernur BI: Alhamdulillah, Suku Bunga Dasar Kredit Sekarang Sudah Single Digit...

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X