Tekan Pengangguran, 901.177 Calon Tenaga Kerja Telah Tingkatkan Kompetensi

Kompas.com - 10/02/2021, 20:40 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memberikan penjelasan evaluasi program Kemenaker dan BPJS Ketenagakerjaan di Komisi IX DPR RI, Jakarta, Senin (18/1/2021). Dokumentasi Humas Kementerian KetenagakerjaanMenteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memberikan penjelasan evaluasi program Kemenaker dan BPJS Ketenagakerjaan di Komisi IX DPR RI, Jakarta, Senin (18/1/2021).

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyebutkan, selama 2020, Kementerian Ketenagakerjaan telah meningkatkan kompetensi sebanyak 901.177 orang.

Peningkatan dilakukan melalui pelatihan vokasi, pemagangan, pelatihan produktivitas, dan sertifikasi kompetensi.

"Jumlah 901.177 itu terdiri atas pelatihan vokasi sebanyak 121.049 orang, pemagangan di industri sebanyak 19.475 orang, pelatihan produktivitas sebanyak 11.346 orang, dan sertifikasi kompetensi sebanyak 749.307 orang," kata Ida pada peluncuran Laporan Tahunan Kemenaker yang ditayangkan secara daring, Rabu (10/2/2021).

Baca juga: Kembangkan Pelatihan Produk Obat dan Kosmetik, Kemenaker Gandeng Martha Tilaar

Untuk pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas, Kemenaker telah membangun 1.014 unit sepanjang 2020.

Pembangunan BLK Komunitas tidak hanya dilakukan di satu atau dua pulau, tetapi persebaran secara merata, dari Aceh hingga Papua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Program pendirian BLK Komunitas ini nantinya juga akan menerima bantuan pembiayaan pembangunan satu unit gedung workshop dan bantuan peralatan pelatihan vokasi untuk satu kejuruan.

"Jadi total BLK Komunitas yang bisa kami bangun dari 2017 sampai tahun 2020 adalah 2.127 BLK Komunitas di seluruh Indonesia," kata Ida.

Awalnya, BLK Komunitas ini difokuskan untuk komunitas keagamaan. Namun mulai pertengahan 2020, Kemenaker memperluas cakupan program ini melalui peran komunitas serikat pekerja/serikat buruh.

Baca juga: Kemenaker Sebut Pekerja Pria Paling Terdampak Pandemi

Tujuannya, selain untuk meningkatkan kompetensi para pekerja/buruh, juga untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

"Melalui peran serikat pekerja ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi anggota pekerja serta keluarganya yang pada akhirnya dapat menekan angka pengangguran," ujar Ida.

Sebagaimana diketahui, program BLK Komunitas merupakan terobosan Presiden Joko Widodo dalam peningkatan kompetensi SDM Indonesia untuk melengkapi soft skill dan pendidikan karakter yang ada dengan tambahan keterampilan atau hard skill di lembaga keagamaan atau komunitas.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.