Gandeng Artajasa, Bank Mandiri Ajak BPR Kerja Sama Adopsi Jaringan GPN

Kompas.com - 11/02/2021, 12:51 WIB
Ilustrasi Bank Mandiri. (Rafapress/SHUTTERSTOCK) Ilustrasi Bank Mandiri.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memfasilitasi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) agar dapat memproses transaksi Gerbang Pembayaran nasional (GPN).

Fasilitas ini diberikan atas sinergi bank bersandi saham BMRI itu dengan perusahaan switching PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa).

Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri Aquarius Rudianto mengatakan, Bank Mandiri akan bertindak sebagai bank induk dari BPR Karyajatnika Sadaya (BPR KS) agar dapat terhubung ke jaringan GPN melalui Artajasa.

Baca juga: Sistem Smart Grid, Mungkinkan Masyarakat Ikut Pasok Listrik

"Dengan sinergi ini diharapkan BPR/BPRS akan semakin berkembang dan mampu mendukung sistem pembayaran nasional yang lancar, aman, efisien, dan handal, serta mengikuti perkembangan teknologi dan inovasi yang semakin maju, kompetitif, dan terintegrasi," kata Aquarius dalam siaran pers, Kamis (11/2/2021).

Aquarius berharap, kerja sama dengan BPR KS ini dapat dikembangkan ke aspek yang lebih luas sehingga dapat membantu BPR KS dalam menjaga konsistensi usaha serta pengembangan layanan keuangan bagi nasabah.

Pihaknya pun sangat terbuka dan membuka pintu kolaborasi dengan BPR atau BPRS lain yang telah mengusung rencana digitalisasi produk dan layanan melalui Bank Mandiri sebagai Bank Induknya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tak hanya kepada BPR KS, Bank Mandiri pun siap untuk menjajaki berbagai inisiatif kerjasama digital banking yang bisa dikembangkan guna memenuhi kebutuhan BPR/BPRS lain di Indonesia,” ungkap Aquarius.

Baca juga: PLN Raih Pendanaan Rp 4,3 Triliun untuk Kembangkan Sistem Kelistrikan Jatim-Bali

Adapun kerja sama ini sejalan dengan Peraturan Bank Indonesia atau PBI No. 19/8/PBI/2017 tentang Gerbang Pembayaran Nasional (National Payment Gateway/NPG) Pasal 5 ayat 4, yang mensyaratkan bahwa BPR dan BPRS dapat terhubung dengan GPN melalui bank umum atau bank umum syariah.

Sebagai informasi, bank BUMN ini memproses Rp 2,9 miliar transaksi elektronik pada tahun 2020, dengan nilai nominal mencapai Rp 3.200 triliun.

Dari nilai tersebut, transaksi jaringan melalui switching mencatatkan kenaikan sekitar 12 persen dibandingkan nominal transaksi jaringan pada posisi yang sama di tahun 2019.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.