Bos Holding Tambang BUMN Soroti Kesiapan Industri Hilir Minerba

Kompas.com - 11/02/2021, 15:38 WIB
Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/11/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak menyoroti upaya optimalisasi komoditas mineral dan batu bara (minerba) dalam negeri.

Menurut dia, upaya pemanfaatan komoditas minerba belum bisa dilakukan secara maksimal, sebab industri hilir dalam negeri belum siap.

Orias berharap hal ini dapat diselesaikan, sebab pada saat bersamaan pemerintah telah mengeluarkan kebijakan yang memaksa penambang untuk menjual hasilnya ke dalam negeri, seperti penutupan keran ekspor bijih nikel.

"Kita semua mau di dalam negeri, tetapi yang hilir ini tidak siap. Berakibatkan kita sudah terlanjur semua di dalam. Terus enggak dipakai juga, enggak dimanfaatkan secara baik," ujarnya dalam sebuah diskusi virtual, Kamis (11/2/2021).

Baca juga: Fundamental Bagus, Saham-saham BUMN Jadi Incaran Investor

Permasalahan ini disebut perlu diselesaikan dengan koordinasi yang baik antar kementerian terkait.

"Koordinasi penting sekali, jangan samapi ini bertepuk sebelah tangan," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, Orias pun mendorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mengeluarkan kebijakan lintas sektoral yang memiliki kekuatan lebih, agar pelaksanaannya dapat diterapkan secara maksimal.

"Ini sampai sebesar apa power kita? Apakah perlu masuk ke level menko untuk mengatur supaya secara terintegrasi kebijakan pemanfaatan minerba ini bisa dengan baik karena sifatnya sekali pakai dan habis," ucapnya.

Sebagai informasi, Kementerian ESDM menargetkan tambahan empat proyek smelter baru yang akan selesai dan beroperasi di tahun ini.

Dengan tambahan itu, direncanakan ada total 23 smelter yang beroperasi pada 2021.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin mengungkapkan, sudah ada 19 smelter yang beroperasi hingga tahun lalu.

Kementerian ESDM akan mengejar target penambahan smelter hingga bisa mencapai 53 smelter pada tahun 2024.

Baca juga: Beda Aturan Bepergian PNS, Pegawai BUMN, dan Swasta Saat Long Weekend

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.