Kompas.com - 13/02/2021, 12:59 WIB
Ilustrasi karier SHUTTERSTOCKIlustrasi karier

KOMPAS.com - Zaman sekarang, masyarakat sudah mulai sadar pentingnya berpikir kritis. Tidak mudah menelan mentah-mentah setiap informasi.

Jika tidak, risikonya akan terseret pada informasi yang belum tentu kebenarannya. Termasuk dalam bekerja.

Apa yang kamu baca dan dengar, perlu untuk dipertanyakan, dianalisis, maupun dievaluasi. Inilah yang dinamakan berpikir kritis.

Berpikir kritis merupakan suatu kemampuan. Sangat tepat digunakan sebelum mengambil keputusan.

Berpikir kritis dalam dunia kerja biasanya menjadi salah satu poin penilaian kinerja. Tentunya akan berpengaruh pada kenaikan gaji, jenjang karier, ataupun bonus dari perusahaan.

Bagaimana berpikir kritis dianggap sangat penting dalam bekerja? Berikut jawabannya, seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Memunculkan ide baru

Orang yang berpikir kritis akan menelaah lagi segala informasi atau apapun yang mereka dengar dari atasan, rekan kerja, maupun klien. Mereka punya pandangan lain terhadap informasi tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berkat identifikasi maupun analisis sebagai bagian dari proses berpikir kritis inilah akan lahir ide-ide baru untuk kemajuan perusahaan.

Berpikir kritis bisa dilatih kok. Caranya dengan selalu mencari alasan yang logis, selalu mendengar dan bertanya, membaca buku, dan lainnya. Jadi jangan lelah untuk terus belajar agar kemampuan berpikir kritismu terasah dengan baik.

2. Memaksimalkan hasil kerja

Berpikir kritis harus menjadi budaya dalam dunia kerja. Dari level staf sampai pimpinan. Harus memiliki, bahkan mempraktikan pola pikir seperti ini.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangkitkan Jiwa Kreativitas Masyarakat Indonesia, Jenius Gelar Co.Creation Week 2021

Bangkitkan Jiwa Kreativitas Masyarakat Indonesia, Jenius Gelar Co.Creation Week 2021

BrandzView
Pemerintah Mau Berhenti Impor BBM pada 2027

Pemerintah Mau Berhenti Impor BBM pada 2027

Whats New
Lewat Fitur Ini, Mitra Bukalapak Bisa Jadi Agen Logistik SiCepat Ekspress hingga Grab

Lewat Fitur Ini, Mitra Bukalapak Bisa Jadi Agen Logistik SiCepat Ekspress hingga Grab

Whats New
Pemerintah Bakal Membuat Kodifikasi Produk Halal yang Diekspor, Ini Tujuannya

Pemerintah Bakal Membuat Kodifikasi Produk Halal yang Diekspor, Ini Tujuannya

Whats New
Program Industri Hijau Dinilai Mampu Menghemat Energi Rp 3,2 Triliun

Program Industri Hijau Dinilai Mampu Menghemat Energi Rp 3,2 Triliun

Whats New
Bisa Transfer Valas hingga 14 Mata Uang, Begini Kemudahan Transaksi Pakai Internet Banking bagi Pebisnis

Bisa Transfer Valas hingga 14 Mata Uang, Begini Kemudahan Transaksi Pakai Internet Banking bagi Pebisnis

BrandzView
Berantas Pinjol Ilegal, BPR Didorong Tingkatkan Kolaborasi dengan Fintech Lending

Berantas Pinjol Ilegal, BPR Didorong Tingkatkan Kolaborasi dengan Fintech Lending

Whats New
IHSG dan Rupiah Ditutup Melemah

IHSG dan Rupiah Ditutup Melemah

Whats New
Update Syarat Naik Kereta Api Periode Libur Nataru

Update Syarat Naik Kereta Api Periode Libur Nataru

Whats New
Sri Mulyani Sebut Lifting Migas Terus Menurun

Sri Mulyani Sebut Lifting Migas Terus Menurun

Whats New
Rincian Aturan WFO Selama Penerapan PPKM Level 2 di Jakarta

Rincian Aturan WFO Selama Penerapan PPKM Level 2 di Jakarta

Whats New
Menperin Beberkan 5 Tantangan yang Dihadapi dalam Pengembangan Industri Hijau yang Berkelanjutan

Menperin Beberkan 5 Tantangan yang Dihadapi dalam Pengembangan Industri Hijau yang Berkelanjutan

Whats New
Kompor Induksi Lebih Hemat? Begini Hitung-hitungannya Menurut PLN

Kompor Induksi Lebih Hemat? Begini Hitung-hitungannya Menurut PLN

Rilis
Kemenhub Lakukan Pemutakhiran Rencana Strategis Pengembangan Infrastruktur Transportasi

Kemenhub Lakukan Pemutakhiran Rencana Strategis Pengembangan Infrastruktur Transportasi

Whats New
DKI Jakarta PPKM Level 2, Kapasitas Resepsi dan WFO Maksimal 50 Persen

DKI Jakarta PPKM Level 2, Kapasitas Resepsi dan WFO Maksimal 50 Persen

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.