Kompas.com - 13/02/2021, 15:00 WIB
Ilustrasi rupiah Shutterstock/MelimeyIlustrasi rupiah


KOMPAS.com – Peredaran uang rupiah palsu di Indonesia masih kerap terjadi. Dalam beberapa kesempatan, kita bahkan sering tidak sadar ketika bertransaksi dengan uang palsu.

Karena itu, sebelum melakukan transaksi sebaiknya kita perlu mengetahui ciri-ciri uang asli dan palsu. Cara sederhana untuk mendeteksi keaslian uang rupiah yakni dengan metode dilihat, diraba, dan diterawang.

Dilihat, keaslian uang rupiah ditandai dengan warna uang terlihat terang dan jelas. Selain itu, dengan dilihat juga terdapat benang pengaman seperti dianyam pada uang rupiah kertas pecahan Rp100 ribu, Rp50 ribu, dan Rp20 ribu. Khusus untuk pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu akan berubah warna bila dilihat dari sudut pandang tertentu.

Baca juga: Bank Indonesia Catat Penjualan Eceran Membaik

Selanjutnya ketika diraba, hasil cetak uang rupiah asli akan terasa kasar apabila diraba. Sejalan dengan itu, terdapat kode tuna netra atau blind code, berupa pasangan garis di sisi kanan dan kiri uang yang akan terasa kasar bila diraba.

Adapun ketika diterawang, terdapat tanda air atau watermark berupa gambar pahlawan dan ornamen pada pecahan tertentu. Dengan begitu, kita setidaknya bisa punya keyakinan mengenai keaslian uang rupiah.

Apa yang harus dilakukan jika menerima rupiah palsu?

Ketika hendak bertransaksi, kita boleh saja curiga pada uang yang diberikan lawan transaksi kita sebagai uang rupiah palsu. Meski begitu, Bank Indonesia adalah satu-satunya lembaga yang berhak menentukan keaslian rupiah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena itu, masyarakat dapat meminta klarifikasi dari Bank Indonesia tentang rupiah yang diragukan keasliannya. Dikutip dari laman resmi Bank Indonesia, terdapat hal – hal yang perlu dilakukan apabila masyarakat menemukan uang yang diragukan keasliannya.

Tips ini terbagi pada langkah ketika bertransaksi dan setelah bertransaksi. Saat bertransaksi, masyarakat bisa menolak dan menyampaikan penjelasan secara sopan bahwa kamu meragukan keaslian uang tersebut.

“Minta kepada pihak pemberi untuk memberikan uang lainnya sebagai pengganti uang tersebut (lakukan pengecekan ulang),” tulis Bank Indonesia, sebagaimana dikutip pada Sabtu (13/2/2021).

Selanjutnya, sarankan pihak pemberi untuk melakukan pengecekan uang ke bank, kepolisian, atau meminta klarifikasi langsung ke kantor Bank Indonesia terdekat.

Baca juga: Ini yang Perlu Diketahui Nasabah Sebelum Membeli Unit Link

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.