[TREN LOVE KOMPASIANA] Pentingnya Konseling Pranikah | Menikah Itu Butuh Kesiapan | "Capek, Mau Nikah Aja!"

Kompas.com - 14/02/2021, 05:11 WIB
Ilustrasi menikah ShutterstockIlustrasi menikah

KOMPASIANA---Hari Valentine tiba! Hari yang disebut-sebut sebagai hari kasih sayang yang kerap diperingati setiap 14 Februari itu diperingati banyak kalangan dengan suka cita.

Bagi orang-orang yang merayakan hari valentine, apalagi yang belum menikah, momen ini bisa jadi peneguh atas kejelasan sebuah hubungan. Untuk melanjutkan pada tahap pernikahan, misalnya.

Dari penelitian yang pernah dilakukan oleh pendiri OurJewishCommunity.org menerangkan bahwa justru banyak perempuan merasa frustasi dan marah daripada menikmati suasana yang romantis-romantis ketika hari valentine.

Perempuan menikah akan lebih menikmati Valentine dan merasa dicintai. Oleh karena itu, mempertegas kejelasan status hubungan untuk menikah bisa jadi cara sebagai "kado valentine" untuk pasangan.

Namun, keputusan untuk menikah tidaklah semudah membelikan telapak tangan. Ada banyak yang perlu dipersiapkan. Menikah bermodalkan cinta, barangkali, sama halnya seperti bertanding sepak bola bermodalkan semangat.

Oleh karena itu, berikut 5 konten terpopuler dan menarik di Kompasiana pada sub-kategori "Love" yang membahas tentang persiapan menikah.

1. Mengapa Konseling Pranikah Itu Perlu Dilakukan Pasangan?

Pernikahan itu, tulis Kompasianer Ayu Diahastuti, tidak seindah photo pre-wedding.

"Banyak dari kita mengalami pemahaman yang blunder; banyak yang mengira bahwa menikah adalah tujuan dari sebuah romansa hubungan pria dan wanita," lanjutnya.

Pertanyaan selanjutnya mungkin bisa lebih menegasikan, apakah kebahagiaan dalam suatu hubungan itu hanya bisa didapat dari sebuah lembaga pernikahan daripada didapat ketika masih sendiri?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X