Kompas.com - 15/02/2021, 16:23 WIB
Kepala BPS Suhariyanto di Kantor BPS, Jakarta, Kamis (12/12/2019) KOMPAS.com/YOGA SUKMANAKepala BPS Suhariyanto di Kantor BPS, Jakarta, Kamis (12/12/2019)
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kenaikan jumlah penduduk miskin pada September 2020 menjadi 27,55 juta orang.

Jumlah tersebut meningkat 2,76 juta dibandingkan posisi September 2019.

Namun demikian, Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, meski terjadi peningkatan, jumlah penduduk miskin tersebut lebih rendah dari proyeksi yang dilakukan oleh beragam institusi.

Suhariyanto mengatakan, hal itu merupakan hasil dari bantuan sosial yang digelontorkan pemerintah untuk menekan dampak dari pandemi Covid-19.

"Meski ada kenaikan, kenaikannya di September 2020 ini hanya sebesar 0,97 persen. Ini menunjukkan berbagai porgram bansos yang dirancang pemerintah di masa pandemi membantu lapisan bawah," jelas Suhariyanti ketika memberikan paparan, Senin (15/2/2021).

Baca juga: Akibat Pandemi, Ketimpangan Penduduk Kaya dan Miskin Kian Lebar

Ia pun mengatakan, bantuan sosial yang diberikan pemerintah tidak hanya melindugngi 40 persen dari lapisan masyarakat terbawah, namun hingga 60 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suhariyanto menjelaskan, akibat bansos, realisasi jumlah penduduk miskin tersebut lebih rendah dari proyeksi yang dilakukan oleh Bank Indonesia.

Laporan Bank Dunia berjudul Expanding Poverty and Distributional Impact COVID-19 in Indonesia menunjukkan, penduduk miskin di Indonesia bisa naik antara 10,7 persen hingga 11,6 persen di tahun lalu.

"Simulasi kalau tidak ada bantuan sosial dari pemerintah, maka angka kemiskinan di Indonesia akan mengalami kenaikan antara 10,7 persen sampai 11,6 persen kalau tidak ada bansos," jelas dia.

Di sisi lain, program Kartu Prakerja juga menurut dia menjadi salah satu senjata ampuh pemerintah dalam membantu masyarakat di tengah pandemi.

“Waktu itu juga sudah disampaikan 89 persen penduduk yang selesaikan pelatihan program Kartu Prakerja menyatakan program sangat bermanfaat dan bisa meningkatkan keterampilan kerja, di mana uang saku sebagian besar digunakan penuhi kebutuhan sehari-hari, modal usaha dan untuk hal lain,” jelas dia.

Baca juga: Akibat Pandemi, Jumlah Penduduk Miskin RI Naik Jadi 27,55 Juta Orang



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Perempuan Muda Ini Bakal 'Ambil Alih' Jabatan Erick Thohir

6 Perempuan Muda Ini Bakal "Ambil Alih" Jabatan Erick Thohir

Whats New
Antisipasi Keputusan The Fed, Manajer Investasi Ubah Racikan Portofolio Aset Investasi

Antisipasi Keputusan The Fed, Manajer Investasi Ubah Racikan Portofolio Aset Investasi

Whats New
Jangkau Segmen Ultramikro, Bank Mandiri Ingin Geser Peran Rentenir yang Memberatkan

Jangkau Segmen Ultramikro, Bank Mandiri Ingin Geser Peran Rentenir yang Memberatkan

Whats New
Ada Larangan, Platform Aset Kripto Dunia Mulai Tutup Pendaftaran Akun Pengguna Asal China

Ada Larangan, Platform Aset Kripto Dunia Mulai Tutup Pendaftaran Akun Pengguna Asal China

Whats New
Anggaran Sektor Pariwisata Dipangkas Untuk Penanganan Pandemi

Anggaran Sektor Pariwisata Dipangkas Untuk Penanganan Pandemi

Whats New
Update Rincian Tarif Tol Surabaya-Probolinggo 2021

Update Rincian Tarif Tol Surabaya-Probolinggo 2021

Spend Smart
Gairahkan Pariwisata, Pemerintah Masih Andalkan Wisatawan Domestik

Gairahkan Pariwisata, Pemerintah Masih Andalkan Wisatawan Domestik

Whats New
MNC Gunakan Layanan Amazon Web Services Untuk MotionBanking, Apa Kelebihannya?

MNC Gunakan Layanan Amazon Web Services Untuk MotionBanking, Apa Kelebihannya?

Rilis
Mendag Targetkan Transaksi Dagang TEI 2021 Capai 1,5 Miliar Dollar AS

Mendag Targetkan Transaksi Dagang TEI 2021 Capai 1,5 Miliar Dollar AS

Whats New
IHSG dan Rupiah Kompak Melemah pada Penutupan Sesi I Perdagangan

IHSG dan Rupiah Kompak Melemah pada Penutupan Sesi I Perdagangan

Whats New
HUT Ke-3, MyValue Tebar Diskon hingga Hadiah Langsung

HUT Ke-3, MyValue Tebar Diskon hingga Hadiah Langsung

Spend Smart
OJK: Banyak Anak Muda Alami Rugi Saat Investasi karena Teperdaya Janji Manis Influencer

OJK: Banyak Anak Muda Alami Rugi Saat Investasi karena Teperdaya Janji Manis Influencer

Whats New
Ini 6 Pasar Tradisional yang Akan Uji Coba Aplikasi PeduliLindungi

Ini 6 Pasar Tradisional yang Akan Uji Coba Aplikasi PeduliLindungi

Rilis
Jalur Layang Beroperasi, Ini Alur Naik Turun KRL di Stasiun Manggarai

Jalur Layang Beroperasi, Ini Alur Naik Turun KRL di Stasiun Manggarai

Whats New
Sandiaga Uno: Ada Secercah Harapan di Tengah Melandainya Kasus Covid-19

Sandiaga Uno: Ada Secercah Harapan di Tengah Melandainya Kasus Covid-19

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.